Kecewa Tidak Dapat Air, Pelanggan PDAM Sikakap Bersihkan Bak Penampung

Kecewa Tidak Dapat Air Pelanggan PDAM Sikakap Bersihkan Bak Penampung Kapolsek Sikakap Iptu Hendri menuruni tangga bak penampungan PDAM di Dusun Mabola Kecamatan Sikakap, Mentawai (Foto: Supri/Mentawaikita.com)

SIKAKAP--Berbekal parang di tangan, puluhan warga Dusun Sikakap Tengah Desa Sikakap Kabupaten Kepulauan Mentawai yang jadi pelanggan PDAM didampingi Muspika Kecamatan Sikakap membersihkan bak penampungan air PDAM di Dusun Mabolak, Selasa (20/8/2019)

Hal ini dilakukan pelanggan PDAM yang merasa kecewa karena sudah satu bulan lebih tidak mendapatkan air.

Muspika Kecamatan Sikakap yang ikut melihat langsung kondisi bak penampung PDAM, Camat Sikakap Fransiskus Sakaletuk, Danramil Sikakap Kapten INF Putra Damanik, Kapolsek Sikakap Iptu Hendri, Kamla Sikakap Peltu Dwi Wahyono, Kepala Desa Sikakap San Andi Iklas.

"Sudah satu bulan kami pelanggan PDAM di Dusun Sikakap Tengah kesulitan mendapat air bersih, sebab air PDAM tidak mengalir sampai ke Dusun Sikakap Tengah," kata Budi Wiharjo, pelanggan PDAM Dusun Sikakap Tengah, (20/8/2019).

Dia menyebutkan, untuk mendapatkan air terpaksa harus mengambil di Dusun Sikakap Timur, air tersebut diangkut dengan jeriken bahkan drum plastik dan dinaikkan ke atas becak. “Kalau masalah bobot air kurang, saya rasa cukup asalkan petugas PDAM mau membersihkan setiap saat kalau air PDAM kecil,” katanya.

Ajo Giro, pelanggan PDAM, mengatakan pelanggan PDAM  dari Dusun Sikakap Tengah ingin memastikan apakah ada kebocoran pipa atau air PDAM kecil. "Kalau dilihat kalau bobot air memang agak kecil disebabkan karena kemarau, tapi kalau pipa yang bocor tidak ada, sekarang ini harapan kami setelah melihat bak PDAM supaya kami pelanggan PDAM di Dusun Sikakap Tengah kebagian air juga Dinas terkait yang membawahi masalah PDAM supaya menertibkan kembali pemakaian kilometer air dan pengelola PDAM memungut biaya air setiap bulan, supaya pelanggan PDAM bisa mengatur pemakaian air dirumahnya," katanya.

San Andi Iklas, Kepala Desa Sikakap, mengatakan sebenarnya di Dusun Mabola itu banyak sumber air, kalau tidak salah ada lima sumber air, tinggal menambah pipa, supaya sumber air tersebut bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.

Sementara Camat Sikakap, Fransiskus Sakaletuk, mengatakan, kalau dilihat sumber air di bak penampung memang agak kurang hal ini disebabkan karena kemarau, tapi dengan sumber air yang ada bisa untuk memenuhi kebutuhan air di dua dusun yakni Dusun Sikakap Timur dan Dusun Sikakap Tengah asalkan pengelola PDAM bisa kembali menertibkan kembali meteran yang sudah terpasang, dan pengelola PDAM di Desa Sikakap memungut tagihan air setiap bulan, sebab sekarang karena tidak ada pungutan sehingga pelanggan sesuka hatinya menghidupkan air.

BACA JUGA