SMKN 2 Kepulauan Mentawai Butuh Turap Pencegah Longsor

SMKN 2 Kepulauan Mentawai Butuh Turap Pencegah Longsor Turap sepanjang 36 meter di SMKN 2 Mentawai (Foto : Hendrikus/MentawaiKita.com)

PURO—SMKN 2 Kepulauan Mentawai, Kecamatan Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai membutuhkan turap sepanjang 300 meter untuk mencegah longsor di sekolah.

Kepala SMKN 2 Kepulauan Mentawai, Amati Telaumbanua mengatakan, tahun sebelumnya pembangunan turap sepanjang 36 meter dari anggaran Kabupaten Kepulauan Mentawai. Adanya turap itu membuat lokasi perkantoran aman sedangkan bagian bangunan lain belum sebab sekolah berada di bukit.

"Saat ini kita butuh 300 meter lagi untuk pembangunan turap, lokasi SMKN2 ini berada di daerah perbukitan dan kondisi tanah liat yang murah longsor, inilah yang membuat sebagian tepi bukit longsor saat hujan," kata Amati Telaumbanua kepada Mentawaikita.com, Senin (19/8/2019).

Untuk penanganan sementara, kata Amati, siswa disuruh menanam pohon di sekeliling tanah sekolah dan sangat membantu.

"Semua tepi bukit seharusnya diturap supaya mengantisipasi yang tidak kita inginkan, untuk tahun ini tidak ada pembangunan turap karena Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar masih fokus pembangunan fisik bentuk bangunan saja,"kata Amati.

Lanjut Amati, bukit Puro juga khususnya di lokasi SMK itu sebagai jalur evakuasi masyarakat saat gempa, namun tidak diperhatikan lagi. Seharusnya menurut dia, jalan harus diperlebar agar tidak menyulitkan evakuasi. 


BACA JUGA