Bupati Mentawai Resmikan Pembangunan Jembatan Mapaddegat

Bupati Mentawai Resmikan Pembangunan Jembatan Mapaddegat Pemasangan tiang pertama jembatan Mapaddegat, Desa Tuapeijat Kecamatan Sipora , Mentawai. (Foto: Suntoro/Mentawaikita.com)

TUAPEIJAT- -Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai, Yudas Sabaggalet meresmikan pelaksanaan pembangunan jembatan (ground breaking) di Dusun Mapaddegat Desa Tuapeijat Kecamatan Sipora Utara, Rabu, (14/8/2019).

“Ingat, jembatan ini merupakan akses yang penting bagi masyarakat, dulu masyarakat Mapaddegat untuk menyeberang sungai ini saja (muara) harus menggunakan perahu, pergi menguburkan orang meninggal naik sampan, inilah pentingnya jalan atau jembatan,” katanya.

Jembatan yang dibangun terbuat dari besi baja dengan panjang 60 meter dengan lebar 6 meter dengan kontraktor pelaksana PT. Wasaka Tomo Engineering, dan konsultan PT. Raissa Gemilang sesuai Nomor Kontrak 630/24/PPK-BM/DAK.R/DPUPR yang terkontrak pada 7 Mei 2019 hingga Desember 2019, dengan masa pelaksanaan 225 hari kalender. Biayanya Rp8,073 miliar dengan jenis jembatan komposit girder.

Yudas juga menyampaikan pembangunan jembatan akan berdampak besar bagi masyarakat, terutama memperlancar akses menuju daerah wisata di Pantai Mapaddegat, di sisi lain mempercepat pembangunan demi keluarnya Mentawai dari daerah tertinggal, terdepan dan terluar.

“Jembatan ini mungkin 20 tahun kita rindukan, yang paling utama di seberang sana ada pengembangan pariwisata, di sana juga ada hotel, tapi tidak terpelihara karena akses jembatan yang tidak ada, jalan juga sudah kita buka jalur evakuasi yang tembus ke Kantor Camat, ini bisa kita lalui di sini,” ungkapnya.

Tak hanya itu, ia berharap pembangunan jembatan Mapaddegat bisa dipercepat, sebab pada Oktober akan ada ulang tahun Kabupaten Kepulauan Mentawai (punen laggai). “Kalau bisa dikerjakan cepat lebih baik, saya berharap bulan Oktober ini jembatan sudah bisa digunkan meski belum seratus persen, kita rencana Punen Laggai bisa dilaksanakan di kawasan wisata Mapaddegat,” katanya.

Sementara Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Pemukiman Rakyat (DPUPR), Asmen mengatakan bahwa pembangunan jembatan di Mapaddegat ini merupakan salah satu pengembangan pemukiman.

“Ini juga menjadi strategis dalam rangka pengembangan pemukiman ataupun pengembangan wilayah dan ekonomi di sekitar Mapaddegat, termasuk menuju Desa Sidomakmur (SP 2),” ungkapnya.

Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang jalan, yang diatur melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 34 Tahun 2006 tentang jalan, dimana anggaran pembangunan jalan tertuang dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kepulauan Mentawai, tahun anggaran 2019. 

BACA JUGA