Jalan Trans Mentawai di Kinumbuk Pagai Selatan Mulai Dikerjakan

Jalan Trans Mentawai di Kinumbuk Pagai Selatan  Mulai Dikerjakan Plang proyek PT. Aquatec Rekatama Konstruksi yang mengerjakan jalan trans Mentawai Pagai Selatan ruas Simpang kartini-Kinumbuk, Desa Malakkopa. (Foto: Leo Marsen/Mentawaikita.com)

PAGAISELATAN – Pembangunan jalan di Simpang Kartini-Kinumbuk  Desa Malakopa Kecamatan Pagai Selatan Kabupaten Mentawai sepanjang 8,5 km mulai dikerjakan PT. Aquatec Rekatama Konstruksi. Proyek itu senilai Rp20,169 miliar yang didanai APBD Mentawai. Pengerjaannya dilakukan dengan tahun jamak dengan waktu 900 hari kalender.

Erhat, pelaksana lapangan PT. Aquatec Rekatama Konstruksi mengatakan, tenggat waktu 900 hari terhitung mulai kontrak 14 Februari 2019 , item pekerjaan meliputi pelebaran jalan 12 meter, timbunan karang dan pengerasan jalan lebar 5 meter, penggalian parit sisi kiri-kanan dan lanjutannya pengecoran beton tebal 20 cm dan lebar 4,5 meter.

 “Jalan ini nantinya tersambung sampai Km 37 hingga Bulasat -Kinumbuk , jalan tersebut kategori trans Mentawai, yang kami kerjakan hanya sepanjang 8,5 km, selebihya sekira 25 km lagi , mungkin tahun depan kontraktor lain yang mengerjakan,” katanya kepada MentawaiKita.com Kamis, 8 Agustus lalu.

Perusahaan menurut erhat tidak menamui kendala dalam pembebasan jalan seperti adanya tanaman warga yang tergusur. “Warga dan pemerintah kecamatan, desa antusias dengan pembangunan jalan ini, mungkin kendala hanya cuaca saja kalau hujan,” katanya.

Proses pembukaan jalan sudah rampung dilakukan dan saat ini, kontraktor tengah menimbun jalan sepanjang 1,3 km. “Kita masih menunggu kiriman tambahan alat berat dari Jakarta yang sedang dalam perjalanan, mudah-mudahan pekerjaan tidak ada hambatan sesuai target yang ditentukan," katanya.

Sementara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Mentawai, Febrinaldi mengatakan, pembangunan jalan di Pagai Selatan ada di jalan Polaga STA 00-6,5 kilometer, jalan Belekraksok sekira 4 km ,di Limu -Mapinang sepanjang 8 kilometer dan kemudian jalan di Pagai Utara, jalan Mapinang dan jalan Matobe-Saumanganya dan jalan Sibai-bai -Mabolak Desa.

"Semuanya tahun ini dikerjakan jangka waktu sekira 3 tahun atau 900 hari kalender bersumber dari APBD Mentawai, semuanya sedang kerja, mudah-mudahan tidak ada kendala tentang lahan di saat pelebaran jalan hingga selesai pengecoran beton, masyarakat sudah mudah angkut hasil tani ke pasar Sikakap" katanya.

BACA JUGA