Antisipasi Mogok Mengajar, Pemdes Saumanganya Anggarkan Insentif Guru PAUD

Antisipasi Mogok Mengajar Pemdes Saumanganya Anggarkan Insentif Guru PAUD Gedung TK Teratai Desa Saumanganya (Foto : Leo/MentawaiKita.com)

SAUMANGANYA—Pemerintah Desa Saumanganya, Kecamatan Pagai Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai menganggarkan insentif guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dari Alokasi Dana Desa (ADD) karena mereka khawatir guru mogok mengajar.

Kepala Desa Saumanganya, Magdarlis mengatakan, tahun ini ada dua tambahan anggaran untuk insentif guru PAUD dan kader KB pada perubahan ADD yang akan direlealisasikan Oktober nanti.

“Sejak  insentif guru PAUD tidak ada lagi beberapa bulan yang lalu dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Mentawai, guru PAUD mogok mengajar dan terancam sekolah ditutup, melihat situasi itu, Pemdes mengambil kebijakan untuk memberikan insentif terhitung Juli-Desember tetapi prosesnya di perubahan ADD sekira Oktober tahun ini, jika mereka masih aktif maka tahun depan tetap berjalan insentif  tergantung besar ADD yang ada sekira Rp400 ribu -Rp500 ribu per bulannya per orang pembayarannnya sesuai waktu tahapan pencairan ADD,” katanya kepada MentawaiKita.com, Senin, 29 Juli. 

Jumlah guru PAUD di Desa Saumanganya 24 orang dengan jumlah sebanyak 8 sekolah. ADD mengalokasikan intensif guru masing-masing 3 orang guru tiap sekolah. “Mudah-mudahan sekolah Paud tetap dibuka dan aktif, karena syarat untuk mendaftar SD harus ada ijazah dari Paud atau TK,” ujarnya. 

Selain insentif guru PAUD, dalam perubahan ADD juga dianggarkan honor kader KB sebanyak 8 orang di Desa Saumangnya yakni Rp200 ribu per bulan tiap orang. Sementara insentif kader posyandu sebanyak 90 orang sudah berjalan sejak ADD 2015 yang lalu jumlahnya Rp200 ribu per bulan.

Akibat penambahan pembiayaan tersebut, pembangunan fisik dari ADD yang berjumlah Rp2,5 ditunda. "Pembangunan fisik berupa jalan antar dusun, jalan lingkungan, jalan ekonomi dan jalur evakuasi, karena anggaran ADD  tidak mencukupi maka dibangun secara bertahap dengan kondisi jumlah 18 dusun dengan wilayah cukup luas, kami berharap Pemda Mentawai menambah alokasi dana,” ujarnya


BACA JUGA