Polisi Masih Menelusuri Motif Penemuan Guru Yang Terluka di Penginapan

Polisi Masih Menelusuri Motif Penemuan Guru Yang Terluka di Penginapan Kondisi korban saat ditemukan dalam keadaan terluka. (Foto: Ist)

TUAPEIJAT—Guru yang ditemukan dalam kondisi terluka salah satu penginapana di Tuapeijat, Kecamatan Sipora Utara merupakan guru dari Saibi Samukop, Kecamatan Siberut Tengah yang diketahui bernama Temazatulo Giawa ( (39.

Korban ditemukan di salah satu kamar tempat korban menginap. “Kita sudah lakukan pemeriksaan, namun hasilnya belum kita dapatkan, motif atau kronologis kejadiannya kita juga belum diketahui, apakah ada pertengkaran, atau motif perampokan, kita belum tahu pasti, karena saat korban sadar, kita coba tanya apa yang terjadi, korban belum bisa memberikan keterangan, dia masih sok atau masih pusing,”  kata Kaur Bin Ops (KBO) Kepolisian Resort Kepulauan Mentawai, Ipda Donny Putra, Rabu (17/7/2019).

Lebih lanjut ia jelaskan kejadian tersebut akan didalami pihaknya, sebab sulit menelusuri kejadian, karena tidak ada saksi yang melihat kejadian serta tidak ada kerusakan dalam kamar, seperti kunci pintu yang rusak atau jendela tidak ditemukan sama sekali.

Berita terkait:

Diduga Dirampok Guru SMP dari Saibi Ditemukan Luka Parah

"Kita tidak menemukan barang bukti, pintu yang rusak tidak ada, tidak ada tanda-tanda kerusakan, kita sulitnya karena di penginapan tersebut tidak ada CCTV, jadi sulit mengetahui siapa yang masuk dan siapa yang keluar dari penginapan tersebut,” tambah Donny.

Korban yang bernama Temazatulo Giawa (39) merupakan guru SMP di Saibi Samukop, Kecamatan Siberut Tengah, dan menjabat sebagai bendahara sekolah.

Sementara pemilik penginapan A (53) menjelaskan bahwa kejadian awalnya tidak diketahui, hal itu terungkap setelah karyawan penginapan membersihkan kamar dan melihat korban tergeletak di tempat tidur dengan berlumuran darah  pada pukul 05.00 WIB.

"Tidak tahu, anak-anak yang kerja dipenginapan yang melihat, pintu sudah terbuka, penuh lumuran darah, bantal, kasur, berdarah semua, lalu anak-anak ini langsung dibangunkan kita, setelah itu saya langsung melaporkan kejadian ke pihak yang berwajib,” katanya.

Sementara pihak Polres Mentawai sudah menerima laporan dari pelapor dengan Nomor STPL 110/VII/2019/SK-C. Saat ini barang-barang korban sudah diamankan di Polres Mentawai, bantal yang berlumuran darah serta beberapa barang lainnya.

Korban saat ini akan dirujuk ke Padang guna mendapat perawatan lebih lanjut, meski sudah sadar namun belum bisa ditanya seperti biasa, sebab kondisi korban saat ini belum stabil.


BACA JUGA