Sekolah Baru Mentawai Kekurangan Siswa

Sekolah Baru Mentawai Kekurangan Siswa Siswa SMKN 2 Kabupaten Kepulauan Mentawai ikuti masa orientasi sekolah (Foto : Hendrikus/MentawaiKita.com)

SAUMANGANYA—Sekolah baru di Kabupaten Kepulauan Mentawai khususnya tingkat SMA atau SMK kekurangan siswa. Buktinya kuota yang ditetapkan sekolah tidak terpenuhi.

Misalnya di SMAN 1 Pagai Utara, Kecamatan Pagai Utara yang memiliki kuota Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sebanyak 72 orang siswa namun hingga penutupan penerimaan pada 27 Juni yang mendaftar hanya 43 orang. Agar target terpenuhi, sekolah ini memperpanjang masa PPDB hingga 13 Juli. 

“Target usulan PPDB dari SMAN 1 Pagai Utara ke Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat sebanyak 72 siswa untuk dua lokal belajar, sementara yang mendaftar sampai tutup PPDB hanya 43 siswa, tahun ini target PPDB SMAN 1 Pagai Utara belum tercapai," kata Nofik Afriko, Kepala SMAN 1 Pagai Utara kepada MentawaiKita.com, Rabu (17/7/2019).

Nofik Afriko menyebutkan, tersisa 29 kuota yang belum terisi. Menurut dia, siswa yang berasal dari Desa Silabu dan Betumonga, Kecamatan Pagai Utara memilih melanjut di SMAN 1 Pagai Utara Selatan atau SMAN 2 Sikakap. 

Padahal kata Nofik, saat PPDB sekolah tidak memungut biaya sama sekali alias gratis. Di Kecamatan Pagai Utara terdapat dua SMP dan sekolah sederajat yakni SMPN 1 Pagai Utara dan Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTs) Pasapuat.

“Harapan kami pihak sekolah SMAN 1 Pagai Utara di tahun ajaran 2020/2021 agar orang tua yang berada di Kecamatan Pagai Utara agar dapat memasukan anaknya ke SMAN 1 Pagai Utara, kalau masalah fasilitas SMAN 1 Pagai Utara sekarang ini SMAN 1 Pagai Utara telah memiliki laboratorium komputer lengkap dengan komputernya, bahkan kalau tidak ada halangan UN tahun ajaran 2019/2020 kita akan  laksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK)," katanya.

SMKN 2 Kabupaten Kepulauan  Mentawai yang berada di Kecamatan Siberut Selatan juga mengalami nasib yang sama. Dari daya tampung 100 orang siswa yang tersedia, hingga Senin (15/7/2019) hanya 67 siswa yang mendaftar ulang, padahal yang mengambil formulir pendaftaran sebanyak 75 siswa.

Panitia PPDB SMKN 2 Kabupaten Kepulauan  Mentawai, Marvin mengatakan, karena kuota masih tersedia, sekolah ini tetap akan menerima siswa yang mau mendaftar meski secara resmi pendaftaran telah ditutup.

”Jika masih ada siswa baru yang akan melakukan daftar ulang di sekolah tetap diterima, jadi sekarang masih persiapan Masa Orientasi Siswa(MOS)," kata Marvin Senin (15/7/2019).

Torisana, salah seorang siswa baru SMKN 2 Kepulauan Mentawai menyebutkan, dirinya berniat masuk di SMK ini karena jurusannya banyak, salah satu jurusan yang diambilnya berupa perhotelan.

“Mmemang dari dulu sudah ada niat masuk SMK, pertama masuk di SMK di Puro mendaftar itu diantarkan oleh keluarga karena saya belum tahu dimana lokasinya, pertama mendaftar itu tidak membayar gratis,"katanya.

Apalagi di SMKN 2 Mentawai, kata dia telah memiliki asrama untuk putra dan putri. (spr/hd)


BACA JUGA