Sekda Mentawai: Saya Tidak Main-main Soal Disiplin Pegawai

Sekda Mentawai Saya Tidak Mainmain Soal Disiplin Pegawai Sejumlah CPNS Mentawai sedang mengikuti pelatihan dasar (latsar) di Tuapeijat, Selasa (9/7/2019). (Foto: Patris/Mentawaikita.com)

TUAPEIJAT-Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai Martinus Dahlan berharap pelatihan dasar (latsar) yang diberikan kepada Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang dimulai hari ini, Selasa (9/7/2019) dapat mendorong CPNS melayani masyarakat dengan baik.

"Jangan diseplekan pembekalan ini, harus diikuti dengan serius dan baik, kalau tidak dibekali, tidak akan siap kita menghadapi masyarakat. Yang kita harapkan setelah pelatihan dasar ini sudah bisa melaksanakan kinerja untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat," kata Martinus pada sambutan pembukaan Latsar bagi CPNS angkatan pertama dan kedua di Aula Kantor Bupati di Tuapeijat pada Selasa, (9/7/2019).

"Kalau sudah jadi PNS, jangan merasa diri sudah pintar, sebagai PNS harus tahu apa tugas kita, pimpinan bisa menilai kinerja kita, sehingga kita bisa melakukan pelayanan, tidak perlu terlalu pintar tetapi bisa bekerja, dan loyal," katanya.

Martinus juga mengimbau CPNS yang sudah menjadi PNS 100 persen menjaga etika dan bekerja lebih baik. "Jangan justru sebaliknya, jangan sudah 100 persen, atasan kita lawan, justru 80 persen kita punya semangat, inovasi jangan justru sebaliknya," katanya.

Martinus tidak akan mentolerir ASN yang tidak melaksanakan tugas sebagai abdi negara. "Saya tidak main-main dengan disiplin pegawai, kalau tidak ada yang masuk kerja, sampai sebulan kita berhentikan, kita tidak takut (berhentikan) karena aturannya ada," katanya.

Sermon Sakerebau, Kepala BKPSDM Kabupaten Kepulauan Mentawai menjelaskan pelatihan dasar atau Latsar CPNS tersebut dilakukan agar menghasilkan dan membentuk karakter PNS yang profesional. "Sehingga mampu melaksanakan tugas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, kalau tidak melalui tahapan ini tidak akan diangkat menjadi PNS," kata Sermon pada pembukaan Latsar.

Pada gelombang pertama dan kedua ini, ada sebanyak 55 orang CPNS golongan II dari 265 melalui pengangkatan formasi umum di lingkungan Pemda Kabupaten Kepulauan Mentawai pada 2018 lalu, yang terdiri dari tenaga teknis, tenaga pendidik, dan kesehatan.

Kali ini pelatihan dasar (Latsar) sebelumnya disebut pendidikan dan pelatihan pra jabatan (LPJ) dilakukan di Tuapeijat dimana pada sebelumnya dilakukan di Padang. "Pelatihan dilakukan di Mentawai, sehingga perputaran uang juga terjadi di Mentawai, tidak lagi di Padang," kata Martinus.

"Kami minta selama diklat, dijaga tata krama, etika, sikap, dalam latihan jangan sampai fatal, ikuti apa yang sudah diatur atau diarahkan oleh BKPSDM hingga selesai," katanya.

BACA JUGA