Pemda Mentawai Masih Kekurangan 5.355 PNS

Pemda Mentawai Masih Kekurangan 5355 PNS ASN Mentawai sedang mengikuti upacara di Kantor Bupati Mentawai. (Foto: Patrisius/Mentawaikita.com)

TUAPEIJAT- Pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Kepulauan Mentawai masih kekurangan tenaga Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebanyak 5.355 orang, dilihat dari kebutuhan PNS di Pemda Mentawai sebanyak 8.000 orang, sementara saat ini PNS yang ada hanya 2.380 orang belum termasuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 265 orang.

“Jika suatu Kabupaten/Kota sudah menggunakan belanja pegawai dari jumlah  Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 50 persen ke atas itu tidak dikasih lagi kuota penerimaan pegawai atau formasi, karena jumlah belanja pegawai itu sudah di atas,” kata Kepala Bidang (Kabid) Kepegawaian, BKPSDM Mentawai, Simbetsim Saleleubaja, Selasa (9/7/2019), saat ditemui di ruang kerjanya.

Lebih lanjut katanya, PNS yang ada di Kepulauan Mentawai masih dibawah dari separoh yang dibutuhkan sebenarnya, dan Mentawai masih punya kesempatan untuk melakukan perekrutan PNS baru, melihat penggunaan belanja Pegawai masih 29 persen.

“Kita tahun lalu masih dibawah 29 persen dari jumlah APBD, artinya kita masih memenuhi syarat untuk mendapatkan formasi, itu hitung-hitungan kita saat rapat dengar pendapat dengan dewan, lalu kita lanjutkan dengan menghitung formasi kita disini bersama orang keuangan, maka pagu APBD tahun lalu, estimasinya kurang lebih 250 penerimaan dengan catatan jika ada penambahan 250, berarti besaran penggunaan APBD Mentawai kurang lebih 2 sampai 3 persen. Jadi dari 29 bisa jadi 31 atau 32 persen,” ujarnya.

Melihat kebutuhan itu maka Pemda Mentawai melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) berencana melakukan perekrutan pegawai yang akan direncanakan pada Oktober mendatang.

Sementara untuk pemberian formasi sampai saat ini masih dalam proses, sebab kata Simbetsim jadwal awal proses pengentrian data sudah ditutup, namun ternyata dibuka kembali hingga tanggal 12 Juli 2019. “Ini untuk memperbaharui usulan, maka untuk pemberian formasi tentu kita tunggu entri selesai data dulu, setelah itu biasanya akan menghitung berapa formasinya sebelum nanti di undang rapat koordinasi, jadi begitu,” lanjutnya.

Selesai rakor maka akan ada penentuannya berapa ribu kebutuhan daerah yang ada di Indonesia, kemudian tahapan persiapan penerimaan CPNS.

BACA JUGA