Festival Pesona Mentawai Usai, Bupati Minta Benahi Sejumlah Hal

Festival Pesona Mentawai Usai Bupati Minta Benahi Sejumlah Hal Lokasi acara Festival Pesona Mentawai di Pantai Mapaddegat, Sipora Utara, Mentawai. (Foto: Rus/Mentawaikita.com)

TUAPEIJAT - Bupati Mentawai Yudas Sabaggalet mengatakan tahun keempat pelaksanaan Festival Pesona Mentawai telah mengubah cara pandang masyarakat terhadap budaya Mentawai yang tidak lagi dilihat sebagai sesuatu yang ketinggalan zaman atau kuno, namun ada kebanggaan terhadap budaya Mentawai.

Selain itu, pelaksanaan Festival Pesona Mentawai juga bisa membangkitkan usaha kecil menengah masyarakat (UMKM) sehingga memiliki dampak ekonomi langsung kepada masyarakat.

Meski demikian, Yudas meminta Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga selaku instansi penyelenggara mengevaluasi pelaksanaan FPM tahun ini agar dapat menjadi perbaikan untuk acara serupa tahun depan.

“Harus ada observasi langsung kepada masyarakat supaya ke depan kekurangannya bisa diubah, parkir kita berikan kepada masyarakat lokal, satu motor Rp2 ribu, itu ada puluhan ribu kendaraan. Kemudian stan masyarakat yang jual makanan itu lumayan hasilnya,” kata Yudas, Sabtu (29/6/2019)

Dia menilai promosi atau marketing FPM belum maksimal. "Marketing itu kita buat seperti Youtube, jadi saya kasih contoh kita promosi lambang (logo FPM) itu 2 hari sebelum hari H, saya sudah sampaikan ganti musiknya dengan musik Mentawai, tapi terlambat," katanya.

Kemudian jadwal acaranya juga harus diumumkan termasuk dimana lokasi. "Marketing kita tidak berjalan," ucapnya.

"Itu suatu hal yang harus kita benahi ke depan, tempat inipun baru kita pakai tahun ini. Saya sudah katakan kita harus pakai apapun bentuknya ke depan kita perbaiki sarana dan prasarana, di belakang sana sudah ada evakuasi bencana, rencana ke depan akan dibangun lapangan golf mini, untuk yang datang kalau tahun depan Bandara Pesawat Rokot itu sudah diperpanjang, orang datang hari Jumat dan pulang hari Minggu," katanya.

Selain itu fasilitas tamu juga masih kurang seperti transportasi umum ke lokasi acara. "Kita berharap pengusaha swasta terlibat seperti angkot ke sini (lokasi festival), ojek, tapi proses ke depan harus ketemukan para swasta untuk berpartisipasi, " jelasnya.

BACA JUGA