Warga Bosua Girau Pindah Rumah di Sepanjang Jalan Trans Pagai Selatan

Warga Bosua Girau Pindah Rumah di Sepanjang Jalan Trans Pagai Selatan Rumah Derman, Kepala Dusun Bosua Girau di Pagai Selatan yang sudah berdiri di jalan trans Pagai Selatan. (Foto: Leo/Mentawaikita.com)

BOSUAGIRAU -Warga Bosua Girau di Desa Taikako Kecamatan Sikakap Kabupaten Kepulauan Mentawai membuka pemukiman baru di sepanjang jalan trans Pagai Selatan KM 6. Pemukiman lama berada tak jauh dari pinggir pantai.

Derman, Kepala Dusun Bosua Girau mengatakan, sebanyak 21 rumah warga sudah membuka rumah baru di jalan trans, sementara empat lainnya akan menyusul. Pemindahan rumah tersebut dilakukan secara gotong royong dan saling membantu dengan membongkar rumah lama yang kebetulan semuanya berbentuk rumah panggung kayu. Hampir semua material rumah lama bisa digunakan lagi di rumah baru, jelas Derman.

Di pemukiman baru tersebut, rumah warga ditata dengan baik berjarak 100 meter satu sama lain dengan jarak dari jalan 15-20 meter karena  sudah ada pembagian lahan secara musyawarah. “Dengan kondisi ini, jika nanti ada pelebaran atau pembukaan jalan tidak akan menganggu rumah warga,” katanya kepada Mentawaikita.com beberapa waktu lalu.

Kepindahan warga dari kampung lama ke sepanjang jalan trans Mentawai karena akan mempermudah transportasi warga apalagi akan dibangun fasilitas listrik dan bandar udara di Km 12 Rarajoja. “Kalau untuk sumber ekonomi warga ke kampung lama, panen pinang, cengkeh, kelapa pisang, jengkol, cari ikan dan lainnya tidak terlalu jauh, hanya sekira 2 km saja, ada juga warga memiliki kendaraan roda dua dan jalannya dapat dilintasi," katanya.

Saat ini jalan trans Pagai Selatan sedang dibangun dari STA 0 Polaga - STA 6,5 dengan pelaksana proyek PT. Pandu Pakarti, besar anggaran Rp7,6 miliar bersumber dari APBD 2019 Mentawai yang akan dikerjakan selama tiga tahun (multiyears).

"Jalan sedang pelebaran, ditimbun urukan pilihan dan  akan dicor beton dengan lebar 4,5 meter tebal 20 cm, kata Danis, Pelaksana Proyek pada akhir Mei yang lalu.

BACA JUGA