Besok, SMAN 2 Sipora Buka Pendaftaran Siswa Baru

Besok SMAN 2 Sipora Buka Pendaftaran Siswa Baru Guru SMAN 2 Sipora melayani siswa baru yang menanyakan informasi pendaftaran. (Foto : Silvester/MentawaiKita.com)

TUAPEIJAT—SMAN 2 Sipora, Kecamatan Sipora Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai akan membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) besok, Selasa (25/6/2019).

Kepala SMAN 2 Sipora, Helimursida mengatakan, penerimaan siswa baru sedikit terlambat, sebab hari ini Senin (24/6/2019) masih dilakukan sosialisasi mengenai zonasi penerimaan siswa.

"Karena sistem zonasi makanya perlu sosialisasi, makanya kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi  Sumatera Barat menemui Kementerian, kita tunggu Surat Keputusan (SK) Gubernurnya,"  katanya Helimursida kepada MentawaiKita.com, Senin (24/6/2019).

Terkait sistem zonasi di Provinsi Sumatera Barat, kata Helimursida diperluas, dalam arti zonasinya per kabupaten, misalnya Kabupaten Kepulaun Mentawai satu zonasi, Kabupaten Padangpariaman satu zonasi, namun di luar Sumatera Barat sistem zonasi penerimaan siswa baru per kecamatan atau wilayah.

“Kalau per kecamatan, kita di sini berapalah siswanya, tidak banyak, jadi diperluas zonasinya, sehingga dari Kecamatan Sikakap atau Siberut masih bisa masuk di SMAN 2 Sipora ini, atau sebaliknya, kita terima saja,” ujarnya.

Pendaftaran di SMAN 2 Sipora akan dilakukan dua kali, pertama sistem manual bagi yang dekat, kemudian sistem daftar dalam jaringan (daring) bagi calon siswa yang berada jauh di Pulau Sipora, misalnya dari Sikakap atau Siberut.

Pendaftaran manual luar jaringan (luring) mulai 25 sampai 28 Juni 2019, pengumuman calon siswa yang diterima 29 Juni 2019, kemudian pendaftaran ulang calon siswa mulai 1 Juli 2019. Berikutnya pendaftaran daring siswa tahap pertama tanggal 4 sampai 6 Juli 2019, pengumuman 8 Juli 2019, pendaftaran ulang 8-10 Juli 2019.

Pendaftaran daring tahap kedua mulai 11-12 Juli 2019, pengumuman 13 Juli 2019 sekaligus pendaftaran ulang. 

Sedangkan sekolah yang tidak mempunyai jaringan internet, siswa mendaftar secara luring ke sekolah yang dituju. Pendaftaran luring tahap pertama mulai 4-6 Juli 2019, pengumuman 8 Juli 2019 dan pendaftaran ulang 8-10 Juli 2019. Kemudian pendaftaran luring tahap kedua mulai 11-12 juli 2019, pengumuman 13 Juli 2019 sekaligus pendaftaran ulang. Hari pertama masuk sekolah mulai tanggal 15 Juli 2019.

“Seharusya kita tanggal 8 Juli sudah sekolah, tapi karena keterlambatan edaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) maka diundur, ini seluruhnya, tapi ini untuk SMA yang ada di provinsi, kalau yang di kabupaten kurang tahu juga,” kata Helimursida.

Sementara jumlah siswa yang diterima maksimal 250 orang atau tidak terbatas. Lanjut dia, pengalaman tahun sebelumnya jumlah siswa yang mendaftar tak lebih dari 250 atau hanya 230 orang siswa yang mendaftar di sekolahnya.

Persyaratan pendaftaran siswa baru tahun ajaran 2019/2020, antara lain, surat keterangan kelulusan atau SKHU sementara, pasfoto 3x4 warna sebanyak 5 lembar berpakaian sekolah, fotokopi rapor semester 1 sampai semester 5, fotokopi kartu peserta Ujian Nasional (UN) sebanyak 1 lembar, tambahan fotokopi Kartu Keluarga (KK)

Sri (16), salah satu siswa asal Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Taraet, Desa Betumonga, Kecamatan Sipora Utara, Kepulauan Mentawai, mengatakan dirinya datang ke Tuapeijat untuk mendaftar bersama temannya mengendarai sepeda motor selama 2 jam perjalanan.

“Dari Taraet bang, saya sama temannya saya, tidak ditemani orang tua, hanya berdua saja, untuk mendaftar di SMAN 2 Sipora, tadi sudah mendaftar dan sudah diterima berkasnya, rencana sore nanti kami berangkat lagi,” kata Sri.

Soal sistem zonasi, ia mengaku belum mendengar informasi tentang itu, sebab di daerahnya belum ada internet atau alat komunikasi. 


BACA JUGA