Penerimaan Siswa Baru SMAN 1 Pagai Selatan Dibatasi Hanya 100 Orang

Penerimaan Siswa Baru SMAN 1 Pagai Selatan Dibatasi Hanya 100 Orang Siswa SMAN 1 Pagai Selatan berjalan kaki menuju sekolah (Foto : Leo/MentawaiKita.com)

PAGAI SELATAN—Penerimaan siswa baru di SMAN 1 Pagai Selatan, Kecamatan Pagai Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai dibatasi hanya sampai 100 orang sebab lokal yang tersedia tidak mencukupi.

Kepala SMAN 1 Pagai Selatan, Aziz Prima Syahrial mengatakan, pada Tahun Ajaran 2019/2020 sekolah hanya mampu menerima sebanyak 100 siswa baru sebab ruang belajar yang dimiliki masih kurang. Saat ini sekolah itu hanya memiliki 6 ruang belajar. 

“SMAN 1 Pagai Selatan telah membuka PPDB dari 10-21 Juni, dalam penerimaan PPDB SMAN 1 Pagai Selatan tidak memungut biaya alias gratis,” kata Kepala SMAN 1 Pagai Selatan, Aziz Prima Syahrial kepada MentawaiKita.com, Sabtu (15/6/2019).

Selain itu pada tahun ini SMAN 1 Pagai Selatan mulai menerapkan sistem zonasi pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sebagaimana diatur pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 51 Tahun 2018 tentang PPDB yang tercantum pada pasal 16 yang menyebutkan pendaftaran PPDB dilaksanakan melalui jalur zonasi, prestasi dan perpindahan tugas orang tua/wali. 

Menurut zonasi wilayah SMAN 1 Pagai Selatan, SMP yang harus mendaftar di SMA itu yakni SMPN 1 Pagai Selatan, SMPN 2 Pagai Selatan, SMPN 3 Pagai Selatan dan SMPN 4 Pagai Selatan.

"Sesuai dengan Permendikbud Pasal 16 nomor 51 tahun 2018 dalam penerimaan peserta didik baru SMA/SMK yang berstatus negeri sistem zonasi di mana SMAN 1 Pagai Selatan akan mengutamakan terlebih dulu penerimaan peserta didik baru yang masuk dalam zonasi," katanya.

Aziz Prima Syahrial, menyebutkan, dalam 100 persen penerimaan peserta didik baru sesuai Permendikbud tersebut, sekolah diwajibkan menerima 90 persen calon siswa baru yang berdomisili dalam zonasi, dari 90 persen tersebut SMA/SMK wajib menerima siswa tidak mampu sebanyak 20 persen sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2010 Tentang Pengelolaan Dan Penyelenggaraan Pendidikan sebagaimana telah diubah dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 66 Tahun 2010  Tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 Tentang Pengelolaan Dan Penyelenggaraan Pendidikan yang terdapat pada pasal 53A.

 Selain itu sekolah menurut Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 tentang PPDB yang tercantum pada pasal 16 huruf b dan c telah diatur sekolah pada huruf b menerima 5 persen PPDB untuk jalur siswa berprestasi dari luar zonasi berdasarkan hasil USBN/UN dan/atau hasil perlombaan dan/atau hasil penghargaan akademik/non akademik mulai dari tingkat internasional, nasional, Kabupaten/Kota, contoh calon peserta didik baru mendapat penghargaan duta lingkungan atau sebagainya,

“Sedangkan pada huruf b diatur PPDB sebanyak  5 persen lagi dari jalur perpindahan tugas orang tua/wali murid dimana calon peserta didik baru di luar zonasi, harus dibuktikan dengan surat penugasan, dan bencana alam/sosial tidak menjadi jalur tersendiri (diskresi),” katanya. 



BACA JUGA