Badai, Warga Tuapeijat Kesulitan Dapat Ikan

Badai Warga Tuapeijat Kesulitan Dapat Ikan Kapal nelayan yang sandar di dermaga Maileppet karena cuaca badai (Foto : Suntoro/MentawaiKita.com)

TUAPEIJAT—Cuaca yang tak menentu disertai badai menyebabkan nelayan di Tuapeijat, Kecamatan Sipora Utara tidak melaut, akibatnya masyarakat Tuapeijat harus memilih beli ayam potong atau ikan asin yang ada di pasar.

Cuaca di seputaran Tuapeijat atau Kabupaten Kepulauan Mentawai siang hari berawan disertai dengan hujan ringan bahkan hujan lebat, suhu mencapai 26 - 29 derajat C, kelembapan 80 - 90 persen, kecepatan angin 1 - 15 Knots. Tinggi gelombang di bagian Barat mencapai 0,1 - 4 meter, wilayah Timur Kepulauan Mentawai Mentawai tinggi gelombang 0,75 - 3 meter.

“Saat ini kita kekosongan ikan pak, kita sudah beberapa hari ini tidak pergi melaut, karena cuaca sedang tidak bersahabat, kalau siang itu hujan, malam hujan lebat disertai angin kencang, jadi kita takut melaut pak, sering terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Jasmin, salah seorang nelayan tradisional Tuapeijat kepada MentawaiKita.com, Kamis (13/6/2019).

Sementara Neti, salah seorang warga Tuapeijat mengatakan, bahwa hampir seminggu lebih di Tuapeijat jarang dapat ikan, bahkan ia hanya membeli ayam potong atau ikan asin di kedai dan pasar.

“Sepertinya sudah seminggu pak tidak makan ikan, kalau saya terpaksa beli ayam potong, kadang ikan asin, cuma harganya mahal, kalau ayam kan Rp65 ribu per ekor, kalau ikan asin ada Rp70 ribu sampai Rp75 ribu, apalagi cuaca buruk, tambah mahal ikan asinnya pak,” ujarnya.

Jika biasanya warga Tuapeijat beli ikan segar di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Rp35 ribu per kilogram, kadang ada juga warga yang memancing ikan banyak lalu di jual dengan harga Rp40 ribu, karena terpaksa masyarakat harus membeli.

“Kadang dapat ikan ada yang jual masyarakat entah dari mana, tapi tidak seperti harga biasa, kalau di TPI kan hanya Rp35 ribu, nah ini malah mahal Rp40 ribu sampai Rp45 ribu, itupun ikan karang atau ambu-ambu, kalau ikan kerapu atau gole-gole tambah mahal lagi pak,” kata Neti. 

BACA JUGA