Warga Dusun Mapoupou Ditemukan Gantung Diri di Batang Rambutan

Warga Dusun Mapoupou Ditemukan Gantung Diri di Batang Rambutan Ilustrasi

PAGAI SELATAN—Diduga malu karena ketahuan mencuri gaharu, Dapit Sakiadat (47) warga Dusun Mapoupou, Desa Makalo, Kecamatan Pagai Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai ditemukan gantung diri di batang rambutan di belakang rumahnya.

Kejadian bunuh diri tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Sikakap Iptu Hendri ketika dikonfirmasi Mentawaikita.com,  Kamis (13/6/2019). “Telah ditemukan sesosok mayat tergantung di batang rambutan oleh warga Dusun Mapoupou, Desa Makalo, Kecamatan Pagai Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai Sabtu (8/6)," kata Kapolsek Sikakap Iptu Hendri.

Hendri menyebutkan, mayat yang tergantung di batang rambutan itu bernama Dapit Sakiadat (47) warga Dusun Mapoupou, Desa Makalo, Kecamatan Pagai Selatan. Sesuai dengan keterangan saksi Dapit Sakiadat ditemukan gantung diri oleh anaknya Sabtu (8/6) pagi hari waktu itu anaknya lagi membuang air bekas pencucian dibelakang rumahnya.

“Jarak sekitar 15 meter di belakang rumahnya anaknya melihat sesosok mayat yang tergantung di atas batang rambutan, kemudian mendekati mayat yang tergantung tersebut, setelah mengetahui sesosok mayat yang tergantung itu adalah ayahnya maka anaknya langsung memberitahukan kejadian tersebut kepada masyarakat di sekitar rumahnya,” terangnya.

Lanjut Hendri, setelah mendapat informasi tersebut warga Dusun Mapoupou berbondong-bondong ke tempat kejadian dan langsung mengevakuasi jasad Dapit Sakiadat dan langsung menguburkan pada hari itu juga. 

Sesuai dengan keteranga saksi, kata Iptu Hendri, perbuatan nekad Dapit Sakiadat disebabkan karena diketahui melakukan perbuatan pencurian gaharu, perbuatan pencurian itu di ketahui oleh warga. Sesuai dengan adat Mentawai terutama adat di Dusun Mapoupou siapa yang melakukan perbuatan pencurian akan terkena kutukan terhadap pelaku pencurian karena Dapit Sakiadat memiliki pagar diri maka imbas dari perbuatan Dapit Sakiadat terhadap keluarganya. 

“Merasa malu terhadap perbuatannya diketahui warga maka Dapit Sakiadat melakukan bunuh diri sekitar pukul 04.00 Jumat 7 Juni,” katanya. 


BACA JUGA