Nelayan Sikakap yang Hilang ditemukan Tak Bernyawa

Nelayan Sikakap yang  Hilang ditemukan Tak Bernyawa Tim SAR gabungan usai mengantarkan jasad Asariel Pardomian ke rumah duka. (dok Iptu Hendri)

SIKAKAP--Asariel Pardomian (56), nelayan tradisional asal Desa Taikako Kecamatan Sikakap Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat yang dinyatakan hilang ditemukan sudah tidak bernyawa saat terdampar di sekitar perairan Dusun Sabeuguggung  Desa Betu Mongga Kecamatan Pagai Utara Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Jasad Asariel berhasil dievakuasi ke rumah duka oleh tim SAR gabungan terdiri dari Polsek Sikakap, Kamla Sikakap, Syahbandar Sikakap, Basarnas Kabupaten Kepulauan Mentawai dan warga, Minggu (9/6/2019) pukul 00.30 WIB.

"Setelah dinyatakan hilang selama dua hari akhirnya jasad Asariel berhasil ditemukan di sekitar perairan Dusun Sabeuguggung sudah tidak bernyawa lagi, jasad Asariel berhasil dievakuasi tim SAR gabungan," kata Kapolsek Sikakap, Iptu Hendri, Minggu (9/6/2019).

Ia menyebutkan, sesuai dengan laporan masyarakat maka dibuatlah laporan polisi (LP)/22/VI/2019/Polsek Sikakap tanggal 7 Juni 2019, berdasar LP itulah tim gabungan terdiri dari Polsek Sikakap, TNI, Syahbandar Sikakap, Basarnas dan Masyarakat melakukan pencarian di sekitar lokasi di mana Asariel Pardomian,

“Sesuai laporan yang kita terima Asariel dan Sapril (30) pergi ke laut sekitar pukul 17.00 WIB Kamis (6/6/2019) di sekitar perairan Dusun Muntei  Sibaru-Baru Desa Batu Monga Kecamatan Pagai Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai menggunakan satu perahu pompong, lagi asyik memancing tiba-tiba perahu pompong Asariel dan Sapril dihantam gelombang sebanyak tiga kali yang mengakibatkan perahu pompong pecah,” jelas Iptu Hendri.

Sapril ditemukan selamat oleh warga Desa Betu Monga dan langsung dirujuk ke Puskesmas Sikakap sementara Asariel Pardomian ditemukan dini hari tadi sudah tidak bernyawa. “Sesuai dengan permintaan keluarga jasad Asariel langsung dibawa ke rumah duka di sekitaran Desa Taikako, untuk penyelidikan, kita pihak Polsek Sikakap langsung mendatangi dokter dari Puskesmas Sikakap untuk melakukan visum, visum berjalan lancar dan tertib,” katanya.

Zulkarnain mewakili keluarga korban mengucapkan terima kasih kepada Tim SAR dan masyarakat yang telah ikut mencari Asariel sehingga jasadnya dapat ditemukan.

BACA JUGA