Nelayan Sikakap Hilang Setelah Perahu Dihantam Gelombang

Nelayan Sikakap Hilang Setelah Perahu Dihantam Gelombang Tim Gabungan Polsek Sikakap, TNI dan Syahbandar Sikakap mencari nelayan yang hilang. (Foto: Supri/Mentawaikita.com)

SIKAKAP-- Asariel Perdomian (56), nelayan asal Desa Taikako Kecamatan Sikakap Kabupaten Kepulauan Mentawai dinyatakan hilang sejak Jumat (7/6) setelah perahu pompongnya dihantam gelombang sebanyak tiga kali pada Kamis (6/6) sekitar pukul 24.00 WIB malam.

Asariel Pardomian pergi melaut bersama Sapril (30) pada Kamis (6/6) sekitar pukul 17.00 WIB sore, mereka pergi melaut di sekitar perairan Dusun Muntei Sibaru-Baru, Desa Betu Monga, Kecamatan Pagai Utara.

"Setelah mendapat informasi dari Sapril, Jumat (7/6) tim gabungan terdiri dari Polisi, TNI, dan Syahbandar  langsung melakukan pencarian ke lokasi dimana Asariel Perdomian dan Sapril pergi melaut, tapi tidak ada hasilnya," kata Iptu Hendri, Kapolsek Sikakap, Sabtu (8/6/2019).

Sapril ditemukan warga Desa Batu Monga dan langsung dibawa ke Puskesmas Sikakap sekitar pukul 15.00 WIB. “Informasi perahu hancur dihantam gelombang langsung dari Sapril, pencarian sudah dua hari kita lakukan mulai Jumat  dan Sabtu  tapi belum juga mendapatkan hasil, hal ini disebabkan cuaca tidak bersahabat dimana gelombang air laut begitu tinggi,” katanya.

Kamla Sikakap, Pertu Dwi Wahyono, menyebutkan, pencarian juga dibantu Tim Basarnas Tuapeijat dan dipimpin langsung Iptu Hendri dengan perahu karet Basarnas milik Pemda Mentawai. “Harapan kita Asariel Pardomian secepatnya ditemukan,” katanya.

BACA JUGA