Ratusan Pemudik Gratis Mentawai - Padang Padati KM Sabuk Nusantara

Ratusan Pemudik Gratis Mentawai  Padang Padati KM Sabuk Nusantara

TUAPEIJAT-- Ratusan pemudik gratis jelang libur Lebaran tujuan dari Tuapeijat  Kepulauan Mentawai ke Kota Padang Provinsi Sumatera Barat memadati pelabuhan Tuapeijat, Jumat (31/5/2019) siang.

Para penumpang menggunakan kapal KM Sabuk Nusantara 68 tujuan Padang, tampak para penumpang bergegas memasukkan kendaraannya, dengan cara diangkut menggunakan katrol ke dalam KM Sabuk Nusantara, padahal kapal tersebut baru berangkat pukul 17.00 WIB, namun penumpang rela menunggu berjam-jam dalam kapal.

KM Sabuk Nusantara 68 setiap tahunnya selalu memberikan pelayanan prima kepada para penumpang, terutama saat lebaran tiba pihak kapal selalu memberikan layanan gratis bagi penumpangnya yang akan mudik ke kampung halamannya.

"Dari tadi pak, kita di sini sejak pukul 13.00 WIB, karena kita harus kejarkan motor masuk duluan, kalau terlambat, jadi penuh motornya nggak bisa masuk nanti pak. Kalau berangkatnya nanti sore pukul 17.00 WIB, ke Painan dulu baru nanti ke Teluk Bayur. Kebetulan ini gratis juga jadi sekaligus kita kejarkan tempat, kalau terlambat kita tidak dapat tempat juga pak," kata salah seorang penumpang, Ita kepada wartawan.

Tak hanya itu, dengan adanya layanan gratis bisa menurunkan beban biaya transportasi kepada para penumpang. "Kita berterima kasih kepada pihak kapal yang sudah memberikan layanan gratis, dengan adanya sistem seperti ini, kita bisa terbantu lah, coba kalau bayar pak, kami sekeluarga sudah berapa ongkosnya," ujarnya.

Mereka takut, bila menunggu waktu dekat baru berangkat bakal mengalami kendala. Hal itu karena kapasitas angkut kapal feri terbatas sehingga terkadang terdapat penumpang gagal berangkat. Sedangkan kapal KM Sabuk Nusantara 68 hanya dua kali dalam sebulan menyinggahi pelabuhan Tuapeijat.

"Sengaja berangkat duluan pak, kalau sudah pas lebaran atau libur nanti, kita takutnya nggak dapat tiket atau macet, karena banyak yang mudik pak, kan bukan kita sendiri yang ingin pulang kampung," ungkap Ita yang bekerja di lingkungan Pemerintah Mentawai.

Sebab kalau menunggu waktu dekat lebaran baru berangkat terkesan terburu-buru dan kurang persiapan yang baik.

Dia mengaku sengaja tidak naik kapal cepat sebab agak kemahalan sedangkan KM Sabuk Nusantara gratis selama libur Lebaran.

BACA JUGA