Peserta Calon Kadus di Wilayah Desa Saibi Samukop Tes Seleksi

Peserta Calon Kadus di Wilayah Desa Saibi Samukop Tes Seleksi Pemerintah Kecamatan Siberut Tengah dan Saibi Samukop,berikan arahan ke peserta Calon Kadus usai tes seleksi. (Foto: Rinto/Mentawaikita.com)

SAIBI SAMUKOP-Peserta Calon Kepala Dusun di Saibi Samukop, Kecamatan Siberut Tengah, Kabupaten Kepulauan Mentawai ikuti tes seleksi Kadus definitif yang diselengarakan pemerintah desa bersama kecamatan, Rabu 29 Mei.

Peserta calon Kedus tersebut sebanyak 32 orang yang memperebutkan 12 kursi Kadus definitif yakni Masoggunei, Simabolak, Pangasaat, Sibuddaoinan, Totoet, Sua, Simoilalak, Siruamonga, Masokut, Sirisurak, Uselat, dan Mauku.

Seleksi Kadus berupa tes wawancara, tertulis, kepemimpinan dan ketakwaan yang dilakukan pemerintah kecamatan dan desa.

Kepala Desa Saibi Samukop Binsar Saririkka mengatakan inti dari seleksi ini, Kadus yang terpilih melalui penunjukan atau pengangkatan nantinya paham administrasi, loyal pekerjaan dan pada pimpinan. “Kalau seleksi adminitrasi sejak kemarin kita lakukan didesa. Yang kita inginkan itu kadus nantinya berkewajiban soal kegiatan bergotong royong, paham administrasi kependudukan," ujarnya pada Mentawaikita.com.

Selesai tes seleksi ini,jelas Kades,sesegera mungkin akan diberitahukan Calon Kadus yang lulus seleksi atau kadus yang terpilih secara resmi"tentu penentuannya kita bersama tim siapa  nilai yang tertinggi dari hasil seleksi hari ini dan dalam 2 atau 3 hari segera diumumkan yang lulus nantinya,"ucapnya.

Sebelumnya 27 Mei telah dilakukan seleksi calon Kadus Saliguma yang diikuti 9 peserta yang memperebutkan 7 kursi Kadus, terdiri dari Dusun Malibakbak, Matoimiang, Silabok Abak, Limu, Magujuk, Batlappak dan Sitakmonga.

Lalu 28 Mei diikuti seleksi calon Kadus di Cimpungan dengan peserta 7 orang yang juga memeperebutkan 6 jabatan kadus yakni Puro, Tinambu, Masigem, Puroddotan, Simaombuk dan Simaingak Bebegen.

Camat Siberut Tengah Jasti Onarelius Saguruk mengatakan untuk seleksi calon Kadus Saliguma dan Cimpungan hasilnya penilaian sudah dikeluarkan dan diserahkan kepemerintah Desa masing. “Sudah keluar nama-nama kadus yang terpilih, dan penentuannya kita serahkan di pemerintah desa," ujarnya.

Jasti menyebutkan tes seleksi yang diberikan ke peserta calon Kadus berupa wawancara untuk menilai kesigapan, tes tertulis yang dinilai administrasi surat menyurat, tes kepemimpinan untuk sejauh mana pernah menjadi pemimpin di organisasi di dusun serta tes ketakwaan mengenai keterlibatan di setiap gereja maupun masjid. 

“Ini pentingnya tes ini, menilai bagaimana psikologis calon Kadus, kesigapan dia menghadapi masyarakat ketika ada persoalan, terutama soal admintrasi pendataan pendudukan untuk dituntut harus bisa, jadi tidak mudah jadi kadus harus melalui itu," ucapnya.

Namun untuk pengangkatan atau penunjukan kadus yang dilakukan pemerintah desa, jelas Jasti, selain lakukan tes seleksi, pihaknya punya peran merekomendasikan calon Kadus yang akan ditunjuk atau diangkat nantinya. “Meski pengangkatan atau penunjukan kadus dilakukan Pemdes kita punya hak menolak maupun menerima jika yang ditunjuk atau diangkat nantinya tidak sesuai," tuturnya.

BACA JUGA