Bupati Mentawai : Sekda Motor Penggerak OPD

Bupati Mentawai  Sekda Motor Penggerak OPD Bupati Mentawai Yudas Sabaggalet saat melantik Sekda Mentawai Martinus Dahlan. (Foto: Suntoro/Mentawaikita.com)

TUAPEIJAT-- Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet meminta Sekretaris Daerah Kepulauan Mentawai Martinus Dahlan menjadi motor penggerak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan mengoordinasikan kerja. Hal itu disampaikannya saat pelantikan Martinus dari Penjabat Sekda menjadi defenitif di Tuapeijat Kecamatan Sipora Utara, Senin (27/5/2019).

"Kerja Sekda ini saling koordinasi, mengkoordinasikan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sehingga OPD ini tidak bekerja sendiri, tidak berpikir sendiri, sehingga salah sendiri, kita tidak mau seperti itu, walaupun berbeda-beda, beda kultur, beda organisasi, tapi suka tidak suka harus bekerja bersama-sama, betinteraksi antar OPD, disinilah dibutuhkan koordinasi, disinilah dibutuhkan nilai sosial," kata Yudas saat ditanya usai pelantikan.

Dia juga menyebutkan, Sekda merupakan motor penggerak OPD, termasuk citra Pemerintah Daerah (Pemda) dalam melaksanakan tugasnya, tak hanya itu sekda juga dapat menghayati fungsi dan perannya, kapanpun melaksanakan tugas dapat memberikan kontribusinya dengan besar dalam mendiseminasikan Pemda Kabupaten Kepulauan Mentawai.

"Dalam hal ini dapat mengemban seluruh aktivitas maupun tugas-tugas administratif, juga dapat menyikapi dalam penyelenggaraan pemerintahan, serta mampu berkoordinasi dan berkomunikasi secara produktif baik internal maupun eksternal. Kita sebenarnya menyadari tugas-tugas pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai, di hari-hari yang akan datang semakin berat, terutama dalam menangani tuntutan dan harapan masyarakat kita," jelas Yudas.

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2019, tentang kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang dirancang menjamin objektivitas pembinaan PNS berdasarkan sistem kerja dan sistem karir mengatakan pada seseorang dalam jabatannya, merupakan wujud dan kepercayaan dan disabilitas menduduki jabatan tersebut.

Sementara itu, Martinus Dahlan mengatakan dirinya siap melaksanakan tugas-tugas daerah terutama dalam peningkatan kapasitas serta disiplin pegawai di lingkungan Pemda Mentawai.

"Tugas sekda itu kan menyusun serta mendampingi pimpinan daerah, dalam arti OPD atau Aparatur Sipil Negara (ASN) harus siap menyusun dan membantu Bupati, dalam bentuk program-program sesuai dengan visi dan misinya, berpedoman dengan RPJMD, kita harus kerja keras setelah kami dilantik, kita akn rapat koordinasi seluruh OPD, melihat sejauh mana kerja OPD yang sudah berjalan, jadi kita harus pacu, artinya, tidak ada lagi berpangku tangan OPD, kita agak mulai keras, kita akan coba termasuk juga pegawai kita, yang mungkin jarang masuk tentunya harus kita tertipkan," ungkap Martinus.

Martinus Dahlan sebelumnya menjabat Penjabat Sekda dua kali dan juga menjabat sebagai Asisten I di Sekretariat Daerah Mentawai.

BACA JUGA