TPI Mini Saibi Samukop Belum Digunakan Nelayan

TPI Mini Saibi Samukop Belum Digunakan Nelayan Dua perempuan melintas di depan TPI mini Saibi Samukop Kecamatan Siberut Tengah, Mentawai yang belum digunakan

SAIBISAMUKOP-Gedung Tempat Pelelangan Ikan (TPI) mini yang berlokasi di Dusun Simabolak, Desa Saibi Samukop, Kecamatan Siberut Tengah, Kabupaten Kepulauan Mentawai belum digunakan nelayan untuk jual beli ikan.

TPI mini yang dibangun tahun lalu oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Mentawai menelan biaya hampir Rp200 juta.

Mentawaikita.com yang mengecek langsung digedung TPI mini tersebut tak ada kegiatan di tempat itu dengan kondisi bangunan masih sangat kokoh dengan kontruksi dari beton.

"TPI itu memang siap digunakan, tapi sampai saat ini belum ada yang mencoba salah satu dari kami nelayan untuk jualan ikan disitu," ujar Bernabas Sakailoat (36), seorang nelayan Saibi kepada Mentawaikita.com, Jumat, 24 Mei.

Menurut Barnabas, TPI mini itu diperuntukkan kepada nelayan namun keberadaaannya belum layak karena beberapa akses seperti dermaga untuk sandaran kapal yang belum ada. "Kalau dermaga ada tentu akses terbuka dan kapal bersandar semua orang luar dapat masuk di sini baru bisa kita jual ikan di TPI, tapi kini sepertinya fasilitas ini belum bisa kita pakai," ucapnya.

Saat ini ikan yang didapat nelayan masih dijual keliling di pemukiman warga. ”Dari pada nunggu di TPI belum tentu ada yang mau datang membeli ikan, makanya kita jual jalan ke rumah-rumah warga dan sebentar ikan cepat habis terjual," tuturnya.

Adilman Salakkau (30), nelayan lainnya menyebutkan, jika akses jalan dari Dusun Kaleak-Sibuddaoinan bagus, TPI mini baru bisa digunakan untuk jualan ikan, "jalan bagus banyak warga dari dusun ke pusat desa atau kecamatan tentu tahu ada TPI dan kitapun mau jual ikan di situ dan ikan akan cepat terjual," ujarnya.

Menurut Adilman, TPI mini harus digunakan karena dibangun pemerintah yang diserahkan pemanfaatanya kepada warga yang berpropfesi nelayan untuk membantu peningkatan ekonomi.

“Kita juga sebagai nelayan sangat bersyukur adanya TPI ini, tapi penggunaanya kami masih bingung siapa yang mulai dan kalau nanti sudah digunakan harga ikan lebih murah di situ tentu ini juga jadi pertimbangan kami nelayan, jadi kita hanya berharap ada yang mulai dari kita nelayan, jika tidak bangunan itu akan terus seperti itu sampai rusak dan tak digunakan," ucapnya.(rr/g)

BACA JUGA