Bupati Mentawai Respon Rencana Pemulangan Jenazah Lorensia Sakulo

Bupati Mentawai Respon Rencana Pemulangan Jenazah Lorensia Sakulo Mahasiswa Mentawai yang kuliah di Jakarta sedang melayat jenazah Lorensia Sakulo yang disemayamkan di rumah duka, Jakarta Timu (Foto: Rusdianto Salebbay)

SIKAKAP-Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet melalui ajudannya menelepon pengurus Ikatan Mahasiswa Mentawai Jakarta (IMMJ) meminta rincian dana untuk pemulangan jenazah Lorensia Sakulo (21), mahasiswi semester IV jurusan pendidikan agama Kristen di STT Doulos yang meninggal dunia Senin (20/5) sekitar pukul 15.00 WIB di tempat kosnya.

Lorensia Sakulo buah hati dari Mikhael Sakulo (55) yang bekerja sebagai nelayan tradisional asal Dusun Kautek, Desa Taikako, Kecamatan Sikakap, Kabupaten Kepulauan Mentawai dan ibunya Rosmani Samungilailai (50) bekerja hanya sebagai ibu rumah tangga.

Berita Terkait:

Bantu Biaya Memulangkan Jenazah Mahasiswi ke Mentawai, IMMJ Galang Donasi

Tak Punya Biaya, Orangtua Bingung Pulangkan Jasad Mahasiswi yang Meninggal di Jakarta

"Sekitar pukul 11.20 WIB saya ditelepon oleh ajudan Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai bapak Yudas Sabaggalet dimana bapak Bupati meminta rincian biaya untuk memulangkan jenazah Lorensia Sakulo dari Jakarta ke Mentawai," kata Rusdian Salebbay, Wakil Ketua IMMJ pada Mentawaikita.com Rabu, (22/5/2019) 

Rusdian menyebutkan, sesuai dengan permintaan Bupati saat ini mereka lagi membuat rincian biaya untuk pemulangan jenazah Lorensia Sakulo. “Waktu ajudan Bupati menelpon saya bilang besar dana untuk pemulangan jenazah Lorensia Sakulo sebesar Rp25 juta, tapi dia minta agar dirinci untuk apa saja uang tersebut, dan berapa dana yang sudah terkumpul saat ini, rincian dana tersebut akan dikirim melalui pesan ke ajudan,” terangnya.

Saat ini total dana yang baru berhasil dikumpulkan IMMJ dari Selasa sampai Rabu sebesar Rp2 juta terdiri dari Rp1 juta dari Yayasan Citra Mandiri Mentawai (YCMM) di Padang, dan Rp1 Juta dari hasil mereka mengamen dan turun ke jalan. “Sesuai informasi kawan-kawan mahasiswa asal Mentawai yang kuliah di Tangerang juga melakukan aksi kumpul dana untuk pemulangan jenazah Lorensia Sakulo tapi berapa besar yang mereka kumpulkan belum ada laporannya,” katanya. 

Rusdi juga mengucapkan terimakasih kepada Bupati Mentawai merespon kebutuhan tersebut, harapanya semoga jenazah Lorensia Sakulo secepatnya di pulangkan ke kampung halamannya. 

Sementara Camat Sikakap, Fransiskus Sakeletuk mengatakan, pagi tadi dia sempat menelepon Bupati Yudas Sabaggalet dan menceritakan tentang adanya mahasiswa asal Mentawai yang meninggal di Jakarta.

"Terima kasih kepada Pemda Mentawai yang sudah merespon rencana pemulangan jenazah Lorensia Sakulo, terimakasih juga kepada IMMJ di Jakarta yang ikut berpartisipasi melakukan aksi kumpulkan dana, mudah-mudahan jenazah Lorensia Sakulo cepat dipulangkan," katanya.

BACA JUGA