Serukan Toleransi dan Nasionalisme, Petualang Sepeda Keliling Indonesia Tiba di Sikakap

Serukan Toleransi dan Nasionalisme Petualang Sepeda Keliling Indonesia Tiba di Sikakap

SIKAKAP—Petualang sepeda Zulkifli Tanjung (42) asal Desa Bayu Kecamatan Maninjau Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat tiba di Sikakap, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Minggu (19/5/2019) menggunakan KMP Gambolo.

Zulkifli memulai petualangannya pertama kali delapan tahun lalu pada 19 Januari 2011 dengan rute pertama DKI Jakarta. Saat itu dia masih berumur 34 tahun. Setelah itu, dia melanjutkan petualangan ke Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

"Saya sampai di Desa Sikakap Minggu 19 Mei dengan naik kapal KMP Gambolo dari Padang," kata Zulkifli, Senin (20/5/2019).

Dalam perjalanannya, Zulkifli mengaku sudah menemukan banyak kebudayaand an adat istiadat berbeda. “Bermacam daerah sudah saya jalani dan bermacam budaya sudah saya lihat, melihat perbedaan suku, bahasa dan budaya membuat saya kagum dengan kekayaan Indonesia, Indonesia itu unik dan kaya akan budaya dan alamnya, tujuan perjalanan saya menjelajah Indonesia bukan untuk dikasihani, tapi untuk meningkatkan sirahturahmi dan menumbuhkan rasa nasionalisme kita sebagai sesama rakyat Indonesia,” katanya.

Dalam petualangannya, Zulkifli dibantu dana dari Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata untuk membeli ban dan perlengkapan yang dibutuhkan oleh sepeda.

“Setelah Desa Sikakap jadwal saya selanjutnya ke Tuapeijat, setelah itu langsung ke Pesisir Selatan dan lanjut ke Bengkulu” katanya.

Selama di perjalanan Zulkifli mengaku banyak dibantu warga di daerah yang dikunjungi seperti makan. Di Desa Sikakap dia menginap di asrama Danramil Sikakap. "Pesan moril saya mari kita jaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini dengan rasa toleransi dan nasionalisme yang tinggi dan mari kita hidupkan kembali semangat gotong royong sebagai pengikat rasa kesatuan kita sebagai rakyat Indonesia," katanya.

 

BACA JUGA