Bocah 10 Tahun Ditemukan Tergantung di Kandang Ayam

Bocah 10 Tahun Ditemukan Tergantung di Kandang Ayam Petugas medis memberikan pertolongan kepada korban OM (Foto: Supri/Mentawaikita.com)

MATOBE- OM, bocah 10 tahun warga Dusun Makukuet Desa Matobe Kecamatan Sikakap Kabupaten Kepulauan Mentawai ditemukan teregantung di kandang ayam belakang rumahnya, beruntung bocah tersebut tidak tewas karena diselamatkan warga. 

Informasi yang dirangkum Mentawaikita.com di lokasi kejadian, saat kejadian OM tinggal berdua dengan adiknya KP (8) di rumah karena ibu mereka pergi ke Tuapejat mengurus KTP anaknya. Sementara bapaknya bekerja di dusun Panatarat. Saat asyik bermain, OM dan KP bertengkar lalu OM memukul  KP.

Setelah memukul KP, OM langsung meminta KP mengambil tali plastik, tapi KP tidak mengindahkan perkataan OM. Lalu OM mengambil tali plastik sendiri dan berjalan ke kandang ayam di belakang rumahnya lalu mengikatkan tali plastik tersebut ke salah satu kayu yang melintang di kandang ayam, setelah tali terikat di kayu tersebut lalu OM mengikat ujung tali yang sudah dibuat lingkaran ke lehernya.

Melihat OM terikat dan tergantung KP langsung menangis-nangis, mendengar tangisan KP tetangga berdatangan dan menemukan OM dalam kondisi tergantung. Tak mau terlambat, to to tetangga langsung mengambil parang dan memutus tali plastik yang mengikat leher OM, kemudian OM langsung dilarikan ke Puskemas Sikakap. 

“Waktu kejadian saya (bapak OM) lagi bekerja membuat rumah di Dusun Panatarat, setelah mendapat informasi anak saya gantung diri, saya langsung ke Puskesmas Sikakap. OM dibawa ke Puskesmas Sikakap sekitar pukul 15.00 WIB," kata Ignasius orang tua OM kepada Mentawaikita.com, Senin (20/5/2019).

Dokter Agustina Sibarani, dokter Puskesmas Sikakap mengatakan, OM datang sekira pukul 15.00 WIB dalam keadaan lemas dan tidak sadarkan diri di lehernya ada bekas biru akibat ikatan tali. “Tindakan pertama kita lakukan memberikan oksigen kepada OM, untuk sementara OM kita rawat inapkan dulu di Puskesmas Sikakap agar mendapat perawatan medis maksimal, kalau keadaan OM sudah stabil dan sehat baru kita bolehkan pulang,” katanya.


BACA JUGA