Pamsimas Dibangun di Madobag Tapi Air Tak Rata Mengalir

Pamsimas Dibangun di Madobag Tapi Air Tak Rata Mengalir Kran air disusun Rogdok yang tidak berfungsi. (Foto: Hendri/Mentawaikita.com)

MADOBAK-Hampir semua warga Madobag Desa Madobag, Kecamatan Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai tidak memenuhi kebutuhan air bersih  Pamsimas karena airnya sudah empat bulan ini tidak mengalir.

Kornelius, warga Madobag mengatakan, pembangunan Pamsimas 2018 ini tidak mengalir dengan baik, air minum yang diandalkan masih tetap air hujan atau air sumur, walaupun sudah ada meteran air Pamsimas disetiap rumah. "Sudah dua kali pembangunan air minum di Madobag ini namun yang menikmati tidak semua warga, karena ada beberapa titik yang tidak dialiri terutama di dataran tinggi seperti di Dusun Madobag tetapi kalau Dusun Malabbaet dan sekitarnya airnya mengalir," kata Korne kepada Mentawaikita.com, Selasa (7/5/2019)

Menurut Korne pembangunan air kurang tepat posisinya, tidak sesuai dengan tinggi paralon dengan kekuatan air karena di daerah dataran tinggi paralonnya harus direndahkan agar air bisa mengalir.

Kepala Dusun Madobag Donatus juga mengatakan, Pasimas ini belum semuanya manfaatkan masyarakat. Namun kadus ini belum mendapatkan data jumlah warga yang belum dialiri Pamsimas tersebut. Tapi kata Donatus yang jelas di Dusun Madobag hampir semuanya airnya tidak mengalir kecuali hujan dua atau tiga hari baru keluar itupun airnya kotor. 

"Pamsimas itu dibangun pada tahun 2018 lalu dan pembangunan rehap bukan buat baru, penampungan air yang direhap, padahal kasusnya penampung air ini tidak jalan, lalu diperbaiki lagi tetap sama sehingga ketika dialirkan disetiap rumah tidak lancar," katanya. 

BACA JUGA