Risoles Westi Laris Manis Sebagai Penganan Berbuka Puasa di Sikakap

Risoles Westi Laris Manis Sebagai Penganan Berbuka Puasa di Sikakap Westi berjualan risoles di Sikakap (Foto : Supri/MentawaiKita.com)

SIKAKAP—Risoles buatan Westi (35), warga Sikakap, Kecamatan Sikakap, Kabupaten Kepulauan Mentawai laris manis di desanya. Wanita asal Pasaman Barat tersebut dalam sehari mampu menjual risoles sebanyak 300 buah.

Kue risoles merupakan kue sepanjang sekitar 5 centimeter yang berbentuk tabung, kue ini merupakan bagian makanan gorengan yang terbuat dari tepung terigu dan di dalamnya diisi sayur-sayuran dan mie putih lalu digoreng.

Risoles dijual Westi untuk makanan pabukoan pada bulan ramadhan, sehari-hari Westi berjualan pada malam hari berupa nasi goreng, mie goreng dan mie telur di sekitar pangkalan ojek, Dusun Sikakap Tengah, Desa Sikakap, Kecamatan Sikakap. Sementara di bulan suci ramadhan Westi mulai berjualan kue risoles pukul 16.00 WIB sampai 18.00 WIB.

Harga yang ditawarkan Westi Rp10 ribu untuk 7 buah risoles yang siap dimakan saat berbuka puasa. “Setiap hari di bulan suci ramadhan saya bisa menjual kue risoles paling sedikit 300 biji dengan harga 7 biji Rp10 ribu, kue risoles yang saya buat kebanyakan dipesan orang paginya setelah itu baru diantarkan sesuai dengan permintaan orang yang mesan," kata Westi kepada MentawaiKita.com, Minggu (12/5/2019).

Westi menyebutkan, untuk membuat 300 biji kue risoles menghabiskan tepung terigu sebanyak 4 kilogram, sementara mie putih hanya sekitar 250 gram dan sayur kol 250 gram.

Suci, salah seorang pembeli mengatakan, kue risoles buatan Bu Westi masaknya rata sampai ke dalam, itu membuat risolesnya enak.

“Tiap hari saya selalu beli 7 biji Rp10 ribu, untuk berbuka puasa, kue risoles ini enak kalau dimakan dengan cabai rawit,” katanya.

Novianti Handayani, pembeli lain menyebutkan, sebelum kue risoles dijemput terlebih dulu dipesan. “Nanti mau buka puasa baru dijemput, kalau tidak seperti itu nanti tidak kebagian,” ujarnya. 


BACA JUGA