Bocah Penderita Tumor Mata dari Simatalu Mendapat Bantuan Selama Pengobatan

Bocah Penderita Tumor Mata dari Simatalu Mendapat Bantuan Selama Pengobatan Wahyu Pernabas Sapelege bocah penderita tumor mata dari Mentawai lagi digendong oleh ibunya (Foto: Ipda Januari untuk Mentawaikita.com)

PADANG-Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka 15 Kabupaten Kepulauan Mentawai memberikan bantuan dana sebesar Rp2,5 juta untuk pengobatan Wahyu Parnabas Sapelege (4) bocah penderita tumor mata dari Dusun Simalibbeg, Desa Simatalu, Kecamatan Siberut Barat, Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Bantuan dana tersebut langsung diberikan pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka 15 Kabupaten Kepulauan Mentawai kepada orang tua pasien Wahyu Damianus Sapelege di Padang. Bantuan tersebut diserahkan Ketua Harian Kwarcab Gerakan Pramuka 15 Joni Anwar, ditemani oleh Bendahara Kwarcab Peri Yumara dan Andalan Saka Kwarcab 15 Kabupaten Kepulauan Mentawai Ipda Januar sabtu 11 mei.

Berita Terkait:

Wahyu, Bocah Penderita Tumor Mata dari Mentawai Butuh Bantuan

"Bagi masyarakat Indonesia yang ingin memberikan bantuan kepada Wahyu bocah penderita tumor mata dari Kabupaten Kepulauan Mentawai bisa mengirim dananya ke rekening Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka 15 Kabupaten Kepulauan Mentawai di nomor 2110.0210.14233-6, setiap dana yang masuk akan langsung kita salurkan kepada Wahyu, untuk tahap pertama kini salurkan bantuan dari masyarakat sebesar Rp2,5 juta," kata Ipda Januar, Andalan Saka Kwarcab Gerakan Pramuka 15 Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sabtu (11/5/2019)

Ipda Januar menambahkan, sekarang ini Wahyu lagi berobat jalan di RSUP M Jamil Padang sejak 1 Mei lalu, untuk biaya perobatan sudah ditanggung oleh BPJS Kesehatan, mengingat lama proses perobatan Wahyu di Padang dimohon bantuan dari masyarakat untuk biaya hidup orang tua selama perobatan di Padang.

“Kita lihat ekonomi orang tua Wahyu dibilang tidak mampu sudah sewajarnya memberikan sedikit rezeki kita untuk keluarga Wahyu, agar pengobatab bisa dilakukan semaksimal mungkin dan Wahyu bisa sembuh dan kembali bermain dengan teman-teman seusianya lagi,” katanya.

Penggalangan dana untuk penderita tumor mata ini sudah dua kali dilakukan, pertama untuk Sani penderita tumor mata dari Dusun Tarekan Hulu, Desa Simatalu, Kecamatan Siberut Utara. “Untuk Sani dana yang sudah kita salurkan waktu itu sebesar Rp11 juta, tapi Tuhan Yang Maha Kuasa berkehendak lain pada 6 Mei Sani meninggal dunia,” ujarnya.

Januar tidak ingin terjadi lagi kasus seperti Sani. Bagi yang sudah memberikan bantuannya semoga saja dibalas oleh Tuhan Yang Maha Esa dengan pahala dan rezekinya di perbanyak


BACA JUGA