Mentawai Pacu Peningkatan Mutu Pendidikan Agar Keluar dari Daerah 3T

Mentawai Pacu Peningkatan Mutu Pendidikan Agar Keluar dari Daerah 3T SMPN 2 Sikakap di Bulakmonga (Foto : Leo/MentawaiKita.com)

SIKABALUAN—Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai terus memacu peningkatan kualitas pendidikan dengan cara menambah pembangunan fisik sekolah dan peningkatan mutu pendidik. Tujuannya agar daerah itu keluar dari kategori tertinggal, terluar dan terdepan (3T)

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Mentawai,  Oreste Sakeroe mengatakan, saat ini Mentawai tidak lagi bisa berprinsip biar lambat asal selamat. Terutama dalam sektor pendidikan agar Mentawai segera keluar dari kategori daerah 3T

"Tidak lagi boleh lambat, sekarang harus lari, lompat, berlari agar tidak tertinggal jauh," katanya pada Mentawaikita.com, Selasa (7/5/2019).

Berdasarkan data Disdikbud Mentawai, jumlah sekolah dan ruang kelas baru sudah mencukupi di Mentawai sehingga tidak ada lagi sekolah yang melakukan proses belajar mengajar di luar gedung. 

"Fisik sudah baik, RKB (ruang kelas baru) sudah lengkap, tinggal kuantitas guru lagi yang masih kurang," ujarnya.

Untuk meningkatkan kuantitas guru di Mentawai Pemkab Mentawai meminta pemerintah pusat melalui kementerian terkait untuk memberi perhatian khusus bagi Mentawai terutama pada daerah yang sulit akses layanan dari pusat desa, kecamatan dan kabupaten.

"Tahun lalu kita usulkan untuk titik-titik yang aksesnya sulit diisi oleh putra-putri daerah mengingat daerah tersebut aksesnya sangat sulit karena kita berpikir orang luar tidak akan sanggup, dan putra-putri daerah itu ada,” katanya. 

Mantan kepala BKPSDM Mentawai ini mengatakan, sekolah boleh berada di kampung, namun kualitas dan mutu pendidikannya harus bagus, baik itu dari segi sarana dan prasarana maupun dari segi tenaga pendidik. 

"Tentunya dalam mewujudkan Mentawai keluar dari kategori 3T ini butuh dukungan semua pihak dan dinas yang ada di Mentawai. Dan wacana ini sudah mulai di Mentawai," katanya. 

Bupati Mentawai, Yudas Sabaggalet disela acara pelantikan kepala SD dan SMP se-kecamatan Siberut Utara mengatakan kunci utama dari kemajuan Mentawai yaitu pendidikan yang dimulai dari masyarakat itu sendiri. 

Yudas mengatakan, harapan akan kemajuan Mentawai itu sudah mulai nampak dan kelihatan. Misalnya dengan adanya putra-putri terbaik Mentawai yang diterima sebagai TNI-Polri, sarjana lulusan berbagai universitas di Indonesia serta posisi putra-putri Mentawai pada posisi strategis pada kebijakan di tingkat Mentawai. 

"Ke depan orang Mentawai harus ada dosen di universitas ternama, ada kapolsek, ada Danramil, ada yang bekerja di dinas provinsi dan lainnya. Kuncinya hanya dengan pendidikan," katanya. 

BACA JUGA