Bupati Mentawai Minta Ibu-ibu di Siberut Buka Usaha Wisata Kuliner

Bupati Mentawai Minta Ibuibu di Siberut Buka Usaha Wisata Kuliner Bupati Mentawai, Yudas Sabaggalet memotivasi ibu-ibu di Siberut Selatan membuka usaha wisata kuliner (Foto : Hendrikus/MentawaiKita.com)

MAILEPPET—Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet meminta kepada ibu-ibu di Kecamatan Siberut Selatan untuk membuka usaha wisata kuliner. Hal tersebut disampaikan Bupati saat menjadi pemateri dalam pelatihan destinasi wisata kuliner yang dilaksanakan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Mentawai yang diikuti 40 ibu-ibu di Kecamatan Siberut Selatan, Rabu (1/5/2019).

Yudas menyebutkan, sumber daya alam Mentawai melimpah, pisang ada, sagu, ikan, sikkoira (lokan) dan lilit (keong bakau) menjadi peluang yang dapat dikembangkan.

"Jika kita ingin membuka suatu usaha ada 4 faktor unsur pokok kesuksesan usaha, pertama kreatif, kemampuan, keberanian, ketangguhan hati, jadi membuat usaha jangan cepat putus asa kalau gagal buat lagi sampai bisa," kata Yudas.

Lanjut Yudas, membuka usaha harus tahu membaca peluang dan strategi penjualan. Sebelum membuka suatu usaha harus ada jaringan agar produk yang dimiliki tidak hanya dijual di pasar lokal. ”Namun bisa keluar daerah jadi ibu-ibu harus optimis, pesimis itu hilangkan dari sekarang, tidak yakin dengan diri sendiri, dan selalu menggantungkan hidup pada orang lain hilangkan itu," ujarnya.

Yudas mengingatkan, agar warga tidak gampang menjual tanah yang berlokasi di persimpangan jalan sebab lokasi tersebut sangat strategis untuk membuka usaha. Di Maileppet dan Muntei lokasi tersebut sangat strategis, namun ia menyayangkan pemilik tanah bukan lagi masyarakat setempat.

"Saya memberi tugas ibu ibu dari 4 desa ini membuat jus keladi, kalau itu sudah ada dan sukses dibuat undang saya untuk memakan pertama dan jus itu akan kita beri nama nantinya, kalau masih gatal cari bagaimana caranya agar tidak gatal, tidak hanya itu jus pinang juga bisa kita buat di daerah kita banyak pinang namun belum dikembangkan itu inovasi, di Peipei Siberut Barat Daya sudah yang masak ikan di batok kelapa, dan ikan itu dimakan di batok kelapa bersama isi kelapa,jadi kita harus kreatif, inovasi dalam menciptakan suatu usaha yang unik,” katanya.


BACA JUGA