Jelang Puasa, Harga Bumbu Dapur Melonjak di Sikakap

Jelang Puasa Harga Bumbu Dapur Melonjak di Sikakap Pedagang sembako di Sikakap melayani konsumen (Foto : Supri/MentawaiKita.com)

SIKAKAP—Harga jual bumbu dapur di Kecamatan Sikakap, Kabupaten Kepulauan Mentawai melonjak tajam seperti bawang putih dari Rp25 ribu per kilogram naik menjadi Rp50 ribu. 

"Akibat naik harga bawang putih biasanya dalam satu minggu kita bisa menjual bawang putih sebanyak 50 kg, jelang masuk bulan suci ramadhan penjualan sekarang hanya 40 kg per minggu, hari biasa harga bawang putih Rp25 ribu per kilogram sekarang jelang bulan puasa naik menjadi Rp50 ribu perkilogram," kata Hendra Wijaya, pedagang sembako di Desa Sikakap, Kecamatan Sikakap, Kamis (2/5/2019).

Hendra Wijaya menyebutkan, setiap minggu ia mendatangkan bawang putih dari Padang sebanyak 50 kg. pada hari biasa bawang putih sebanyak itu langsung habis saat tiba di Sikakap namun jelang ramadhan penjualan sendat.

Sejak harga melonjak, warga hanya membeli paling banyak 0,25 kg biasanya mencapai 0,5 kg. lonjakan harga dan turunnya daya beli masyarakat menyebabkan omzet penjualan Hendra menurun dari Rp2,5 juta tiap hari menjadi Rp1,5 juta.

Selain bawang putih, kata Hendra Wijaya, harga cabai merah juga ikut naik dari Rp25 ribu per kg menjadi Rp30 ribu per kg. Tomat dari Rp10 ribu naik menjadi Rp11 ribu per kg, bawang seledri dari Rp20 ribu naik menjadi Rp25 ribu per kg. Telur juga naik dari Rp40 ribu per lapik menjadi Rp42 ribu per lapik.

Marni (56), seorang ibu rumah tangga mengatakan, tiap jelang puasa dan lebaran harga sembako selalu naik. “Hal ini entah apa sebabnya apakah stok kurang atau ada permainan tengkulak, harapan kami kepada pemerintah agar dapat mengontrol harga sembako setiap mau masuk hari besar keagamaan, kenaikan harga sembako kami perhatikan naiknya setiap hari besar keagamaan kalau sudah naik susah turunnya,"katanya.

Hal senada juga dikeluhkan, Novianti Handayani, ibu rumah tangga di Sikakap, Mentawai mengatakan, jelang bulan Ramadhan harga bawang putih tinggi sekali, naik 100 persen dari harga dasarnya.

“Setiap dua minggu biasanya beli bawang putih 0,5 kg sekarang terpaksa beli 0,25 kg lagi,” ujarnya. 

BACA JUGA