Calon Perempuan Ramaikan Bursa Pemilihan BPD di Siberut Tengah

Calon Perempuan Ramaikan Bursa Pemilihan BPD di Siberut Tengah Panitia pemilihan BPD se-Kecamatan Siberut Tengah. (Foto: Rinto/Mentawaikita.com)

SAIBISAMUKOP-Para perempuan di Kecamatan Siberut Tengah Kabupaten Kepulauan Mentawai ikut meramaikan bursa pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang akan dilakukan pada 10 April mendatang. Pemilihan BPD ini dilakukan serentak di tiga desa yang ada di Siberut Tengah, Desa Saibi Samukop yang akan memilih 7 anggota BPD, Cimpungan  dan Saliguma masing-masing lima anggota BPD.

Ketua Panitia Pemilihan BPD Saibi Samukop, Jolly Sanenek mengatakan untuk pemilihan BPD di desanya, sudah mendaftar 30 calon. “Diantaranya ada delapan perempuan,” katanya, Kamis (4/4/2019).

"Calon ini final dan sudah kita tetapkan. Untuk keterwakilan perempuan luar biasa sekali antusiasnya yang ikut serta mencalonkan diri, termasuk juga mewakili wilayahnya ada calon perempuan, yang jelas akan ada anggota BPD Saibi Samukop tahun ini dari perempuan," ujarnya.

Jumlah pemilih di Saibi sebanyak 2.319 orang yang terdiri dari laki-laki 1.111 pemilih dan perempuan 1.208 pemilih dengan jumlah kertas suara yang akan dipersiapkan sebanyak 3.530 suara.

Sementara Ketua Panitia Pemilihan BPD Cimpungan, Sending Sabolak menyebutkan calon yang telah mendaftar sebanyak 8 orang, laki-laki keterwakilan wilayah 4 orang dan wakil perempuan 4 orang.

"Yang mendaftar ini belum ditetapkan dan masih kita verifikasi sambil menerima yang mau mendaftar sampai 6 April,dan untuk perempuan yang telah mendaftar mungkin gugur satu karena tak punya KK, tapi kita senang ada yang ikut mendaftar jadi calon BPD dan sebenarnya masih banyak yang ingin mendaftar namun terkendala karena sudah punya kerjaan," ujarnya.

Sementara di Saliguma, Ketua Panitia Pemilihan BPD Bernadus Satoko mengatakan, yang mendaftar 11 calon, laki-laki 8 dan perempuan 3 orang. “Data calon belum kita verifikasi dan untuk wakil perempuan akan bertambah lagi yang mendaftarkan diri, perkiraan bisa sampai 7 calon nantinya," ujarnya.

Menurut Bernadus,wakil perempuan mesti harus duduk di BPD untuk jadi penyeimbang di lembaga BPD. "Misalnya ada cekcok sesama anggota BPD, ada perempuan yang jadi penengah, termasuk juga adanya penyalur aspirasi perempuan yang selama ini terabaikan, bila perlu jadi unsur pimpinan juga bisa," tuturnya.

Untuk pemilih, Bernadus menyebutkan berjumlah 1.508 pemilih yang terdiri 3 dapil dengan 3.000 kertas suara yang akan dicetak. "Kalau kertas suara masih bisa kita akomodir sampai pemilihan hingga sampai harinya," ucapnya.

Salah seorang calon anggota BPD Saibi Samukop, Agustina Delisma Rahayu Situmorang mengaku mencalonkan diri karena ingin mengubah stigma terhadap perempuan yang hanya mengurus soal domestic rumah tangga saja sekaligus ingin kepentingan perempuan juga bisa disuarakan. "Ini yang mau coba kita hilangkan itu, kita juga bisa duduk dan perjuangkan hak perempuan yang selama ini terabaikan misalnya juga soal kepentingan PKK,"ujarnya.

Ferawati, calon lain termotivasi ikut mencalonkan diri karena ingin ada perempuan di lembaga pemerintahan seperti BPD. "Jadi jika ada yang duduk tahun ini dapat menjadi motivasi perempuan-perempuan lainnya di Saibi Samukop," tuturnya.

BACA JUGA