Tak ada Fasilitas Pendukung, UN SMAN 1 Pagai Selatan Masih Manual

Tak ada Fasilitas Pendukung UN SMAN 1 Pagai Selatan Masih Manual Petugas sedang membagikan soal UN kepada siswa SMA 1 Pagai Selatan, mereka ujian masih menggunakan pensil. (Foto: Supri/Mentawaikita.com)

PAGAI SELATAN -Tahun  ini SMAN 1 Pagai Selatan KM 37, Desa Malakopa, Kecamatan Pagai Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai ujian nasional masih menggunakan alat tulis atau dikenal dengan UNKP.

"Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP) SMAN 1 Pagai Selatan berjalan aman dan lancar diikuti 43 siswa kelas XII, masalah soal tidak ada kalau jumlah soal sudah lengkap sesuai dengan jumlah siswa yang mengikuti Ujian Nasional (UN),"kata Aziz Prima Syahrial, Kepala SMAN 1 Pagai Selatan, Selasa (2/4/2018).

Aziz Prima Syahrial menambahkan, kalau sudah ada jaringan listrik SMAN 1 Pagai Selatan telah bisa melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di tahun ajaran 2018/2019. Saat ini jaringan listrik belum tapi sesuai dengan anjuran Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat supaya SMAN 1 Pagai Selatan mempersiapkan siswanya untuk melaksanakn UNBK pada tahun besok. 

Saat ini fasilitas yang ada sekarang di SMAN 1 Pagai Selatan 20 unit komputer, dan satu jaringan internet lengkap dengan laboratorium komputer yang belum ada jaringan listrik.

Tahun ini, peserta UN terdiri dari dua jurusan IPA sebanyak 29 siswa dan jurusan IPS sebanyak 14 siswa selama empat hari. UN dimulai Senin dan Selasa (1-2/4) Rabu 3/4) libur karena kalender merah. UN akan dilanjutkan Kamis (4/4) Jumat-Minggu (5-7/4) libur. 

Lalu UNKP dilanjutkan Senin (8/4), peserta UNKP diwajibkan mengikuti empat mata pelajaran yakni tiga mata pelajaran wajib yakni Bahasa Indonesia, Matematika. Bahasa Inggris dan satu mata pelajaran jurusan pilihan untuk IPA pilihannya adalah Fisika, Biologi dan Kimia. Sementara IPS  ada Geografi, Sosiologi dan Ekonomi. 

Peserta UNKP SMAN 1 Pagai Selatan, jurusan IPA, Ekamirawati  menyebutkan sebelum UN sekolah memberikan pelajaran tambahan sore dan try out sejak Oktober lalu. “Itu merupakan bekal bagi kami dalam mengikuti UNKP sekarang, kalau masalah kesulitan dalam menjawab soal itu tergantung kesiapan kita dalam mempersiapkan UNKP,” katanya.

BACA JUGA