Harga Pinang Turun di Sikakap

Harga Pinang Turun di Sikakap Roselina Berisisep menjemur pinang (Foto : Supri/MentawaiKita.com)

SIKAKAP—Harga jual pinang kering di Desa Sikakap, Kecamatan Sikakap, Kabupaten Kepulauan Mentawai turun dari Rp7.500 per kilogram menjadi Rp6.500 per kg atau turun Rp1.000. 

Man Karut menyebutkan, harga pasar pinang tidak menentu sebab di Padang yang menjadi pusat penjualan harga berkisar Rp10 ribu per kg namun terkadang hanya Rp9 ribu per kg. Hal itu ditentukan  kering atau tidaknya isi pinang sebab pinang sebelum dijual di Padang dikeringkan dengan dijemur kembali. Saat dijemur akan terjadi penyusutan dari 10 kg menjadi 2 kg.

"Mudah-mudahan setelah pemilu nanti harga pinang di Desa Sikakap kembali stabil," kata Man Karut, penampung pinang di Desa Sikakap kepada MentawaiKita.com, Senin (1/4/2019).

Ujang, penampung pinang di Desa Sikakap mengaku harga pasar pinang tidak stabil, kadang turun dan kadang naik. 

Pada November 2018 harga pinang mencapai Rp12 ribu per kg, satu minggu sebelum Natal anjlok menjadi Rp7 ribu per kg. “Pinang yang kering sekarang ini Rp6.500 per kg, karena harga pinang sekarang turun terlebih dulu pinang ini kita simpan di gudang sambil menunggu pinang banyak, biasanya pinang kering akan dijual ke Padang paling sedikit 3 ton,” katanya.

Meski terjadi penurunan harga, Roselina Berisisep (60), petani pinang Desa Taikako mengatakan, dirinya tetap mengola pinang milik keluarganya sebanyak 1000 batang. Penurunan harga  tersebut turun berpengaruh terhadap pendapatan yang mereka terima, saat ini dia hanya menghasilkan Rp250 ribu per minggu. Sebelumnya, saat harga masih Rp7 ribu per kg, ia mendapat penghasilan sebanyak Rp280 ribu seminggu dengan hasil panen 35-40 kg.

Menurut Roselina, sebulan dapat menghasilkan panen pinang kering sebanyak 100 kg, dengan harga Rp6.500 maka dalam sebulan mendapat Rp650 ribu. Meski tak banyak uang yang didapat,  menurutnya cukup membantu kehidupan keluarganya. 

"Harapan kami petani pinang agar pemerintah dapat menstabilkan harga pinang supaya kami petani pinang terus semangat untuk menanam dan memelihara batang pinang yang telah ada,"katanya. 


BACA JUGA