140 Unit Rumah Tak Layak Huni di Pagai Direhablitasi Tahun Ini

140 Unit Rumah Tak Layak Huni di Pagai Direhablitasi Tahun Ini Rumah Yusnita Samongilailai (55) warga Dusun Mabolak Desa Sikakap (Foto : Supri/MentawaiKita.com)

SIKAKAP—Sebanyak 140 unit rumah yang tak layak huni di Pulau Pagai Utara Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai akan direhabilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai melalui program bedah rumah tahun ini.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Kabupaten Kepulauan Mentawai, Budi Siregar mengatakan, tiap rumah yang mendapat program bedah diberi bantuan sebesar Rp15 juta. Dana itu diberikan dalam bentuk barang seperti pasir, semen, seng dan lainnya.

“Tahun ini Pemda Mentawai melalui APBD menganggarkan dana untuk rehab rumah sebanyak 140 unit di Pagai Utara Selatan,” katanya kepada MentawaiKita.com, Senin (1/4/2019).

Rumah yang diberikan rehab dengan kriteria lantai masih tanah, dinding rumah dari kayu tapi sudah rusak, atap rumbia dan gaji kepala keluarga masih di bawah Rp1.800.000 per bulan sesuai Upah Minimum regional (UMR).

Yusnita Samungilailai (55), warga Dusun Mabola, Desa Sikakap, mengaku senang mendengar ada program pemerintah berupa bedah rumah. Program itu sangat membantu memperbaiki rumahnya yang rusak.

"Untuk itu saya sangat berharap sekali rumah saya ini mendapatkan program bedah rumah tersebut, lihatlah Pak karena tidak ada uang rumah saya ini terpaksa tetap saya tempati, kalau atap rumah yang dari rumbia kalau hujan banyak yang bocor, begitu juga dengan dinding rumah, sementara saya hidup dari hasil perkebunan seperti kelapa dan sayur, penghasilan sehari itu hanya Rp20 ribu, sekarang ini suami saya lagi sakit, untuk memenuhi kebutuhan harian saya yang berladang dari hasil ladang itu yang saya jual,"katanya. 


BACA JUGA