Sikakap Punya 36 Dokter Kecil

Sikakap Punya 36 Dokter Kecil Dokter kecil Desa Sikakap (Foto : Supri/MentawaiKita.com)

SIKAKAP—Desa Sikakap, Kecamatan Sikakap, Kabupaten Kepulauan Mentawai saat ini memiliki 36 orang dokter kecil yang telah digembleng Puskesmas Sikakap pada Senin (1/4/2019).

Dokter kecil tersebut berasal dari murid SD di wilayah itu yang diseleksi dari 5 sekolah yakni SDN 01 Sikakap, SDN 15 Sikakap, SDN 21 Makalo, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Sikakap dan SD Vincentius Sikakap.

"Dokter kecil merupakan perpanjangan tangan Puskesmas Sikakap dalam mempromosikan kesehatan di sekolah, 36 siswa yang kita jadikan dokter kecil merupakan siswa pilihan melalui penyaringan yang dilakukan pada 5 SD di Desa Sikakap," kata Kepala Puskesmas Sikakap, Antoni Martin kepada MentawaiKita.com, Senin (1/4/2019).

Antoni Martin menyebutkan, dasar pemilihan murid tersebut berupa nilai rangking masuk 10 besar di kelasnya. Dokter kecil itu diambil dari kelas I sampai V masing seorang kadang ada yang dua orang.

Agar mereka memiliki pengetahuan dasar tentang kesehatan, Antoniu Martin mengatakan mereka memberikan pelatihan berupa melakukan tindakan saat ada temannya yang pusing, pingsan dan sakit perut.

Erika Napitupulu, pemegang program Promosi Kesehatan Puskesmas Sikakap mengatakan, pelatihan yang diberikan berupa ilmu dasar kesehatan seperti P3K, Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), Usaha Kesehatan Gigi Siswa (UKGS), kesehatan lingkungan sekolah dan ilmu tentang gizi untuk anak sekolah. Materi langsung diberikan dokter umum Agustina Sibarani, dokter gigi Cici Mega Sari Resti, dan Nulfa Hasan bagian gizi Puskesmas Sikakap.

"Seorang dokter kecil harus tahu cara mengukur tensi darah, membaca timbangan berat badan, dan mengukur tinggi badan teman-temannya serta memberikan pelayanan bila dan tindakan dasar kesehatan seperti pusing, sakit perut dan pingsan," katanya.

Anisah Pridayanti Fauziah, dokter kecil SDN 01 Sikakap mengatakan, pelatihan yang diberikan oleh ibu-ibu kesehatan Puskesmas Sikakap membuat dirinya memahami cara memberikan pertolongan kepada temannya jika pusing, sakit perut atau pingsan.

“Kalau ada teman sakit kepala kita berikan minyak kayu putih sambil memijit-mijit kepalanya, begitu juga dengan teman pingsan, sakit perut dan pusing, kalau ada yang sakit seperti pingsan kita bawa dulu di ruang UKS,” ujarnya. 


BACA JUGA