Pertumbuhan Ekonomi Mentawai Masih Lambat

Pertumbuhan Ekonomi Mentawai Masih Lambat Kepala Bappeda Mentawai saat Musrenbang RKPD Mentawai 2020. (Foto: Patris/Mentawaikita.com)

TUAPEIJAT-Pertumbuhan ekonomi Mentawai masih berjalan lambat sementara angka Indeks Pembangunan Manusia masih tergolong rendah. Hal itu mengemuka dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah Mentawai 2020 di Tuapeijat, yang dimulai sejak Selasa (26/3/2019).

Menurut Kepala Bappeda Mentawai, Naslindo Sirait, pertumbuhan ekonomi berdasar data dirilis BPS tahun lalu hanya 5,1 persen. "Ekonomi kita bertumbuh, tetapi pertumbuhannya lambat, berdasarkan data BPS pada 2018, pertumbuhan ekonomi kita 5,1 persen,” katanya di acara tersebut.

Untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menurut Naslindo dapat dilakukan dengan dua cara, meningkatkan investasi dan meningkatkan konsumsi masyarakat. “Yang pertama harus ada investasi, baik dari swasta maupun masyarakat, yang kedua meningkatkan konsumsi masyarakat berpenghasilan menengah, selanjutnya pusat-pusat yang diciptakan, seperti pariwisata dan sebagainya, lalu ada nilai tambah misalnya pisang, atau sumber alam kita yang ada ini, jadi kalau mau kita naik sampai atau meningkat misalnya 6,” katanya.

Jika dilihat dari distribusi PDRB menurut pengeluaran 2013 – 2017, komponen pengeluaran konsumsi rumah tangga tahun 2013 mencapai 55,74, sementara 2014 hanya 53,71, 2015 hanya 52,63, 2016 hanya 51,92, dan tahun 2017 hanya 51,25 saja. Komponen pengeluaran konsumsi LNPRT tahun 2013 hanya 0,91, 2014 hanya 0,92, 2015 hanya 0,86, 2016 hanya 0,89 dan tahun 2017 hanya 0,84.

Sedangkan komponen pengeluaran konsumsi pemerintah tahun 2013 mencapai 20,11, tahun 2014 hanya 19,62, tahun 2015 hanya 19,58, tahun 2016 hanya 19,69, dan tahun 2017 hanya 18,81 saja. Sementara pembentukan modal tetap bruto tahun 2013 hanya 31,21, 2014 mencapai 31,57, 2015 hanya 31,49, 2016 hanya 31,18, dan 2017 turun 30,19.

“Kita juga harus membangun sistem, sistem yang kuat, tim yang bisa mengatasi masalah itu,” katanya.

Sedangkan capaian kinerja tahun 2017 tentang Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Kepulauan Mentawai meningkat namun IPM masih jauh tertinggal dari daerah lain seperti Provinsi Sumatera Barat, kata Naslindo.

"IPM kita kan masih rendah, jadi IPM ini diantaranya sektor pendidikan, ekonomi dan kesehatan, nah tiga hal ini harus kita tingkatkan untuk mendukung sektor pariwisata, kemudian baru yang lainnya seperti pembangunan infrastruktur yang juga merupakan prioritas, dimana pada tahun 2020 target kita pembangun trans Mentawai sepanjang 30 Km, " katanya. 

BACA JUGA