Warga Dusun Seay Lama Kecewa Tak Dapat Program Bedah Rumah

Warga Dusun Seay Lama Kecewa Tak Dapat Program Bedah Rumah Warga Dusun Seay Lama Desa Sikakap yang kecewa tidak dapat program bedah rumah pada tahun ini (Foto : Supri/MentawaiKita.com)

SIKAKAP—Warga Dusun Seay Lama, Desa Sikakap, Kecamatan Sikakap, Kabupaten Kepulauan Mentawai kecewa terhadap Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Kabupaten Kepulauan Mentawai  sebab rumah mereka tidak terdata sebagai penerima bantuan bedah rumah tahun ini. 

Mardisen Sabelau (60), warga Dusun Seay Lama, Desa Sikakap mengatakan, sesuai dengan proposal yang dibuat tahun 2016 sebanyak 75 unit rumah di dusunnya diusulkan sebagai penerima bantuan bedah rumah. Tapi sekarang hanya 20 unit rumah yang mendapatkan bantuan. 

“Kemarin Selasa (18/3) ada staf DPKP Mentawai datang di Dusun Seay Lama untuk memoto rumah-rumah warga tapi ada rumah warga yang menurut kami tidak layak mendapat program bedah rumah sebab rumahnya berkeramik,” katanya.

Mardisen berharap kepada pemerintah untuk memberikan bantuan kepada yang layak menerima. Menurut data yang dimiliki Mardisen ada rumah 12 janda yang tidak mampu namun tidak mendapat bantuan.

Nurti (37), warga Dusun Seay Lama mengatakan, rumahnya membutuhkan program bedah rumah sebab akibat gempa 2010 dinding rumah bekas camp karyawan PT.MPL yang ditempatinya retak pada bagian dinding ditambah seng telah bocor. “Karena tidak ada biaya seng yang bocor tersebut tidak bisa saya ganti,” ujarnya.

Senada dengan Nurti, Arnita (25), warga lain menyebutkan, dirinya bersama ibu dan adiknya menempati rumah kecil yang berukuran 4 X 3 meter. “Karena rumah kecil adik saya Randi (20) terpaksa tidur di rumah temannya tiap malam, rumah yang kami tempati sekarang itu kalau hujan atapnya bocor sehingga kami tidak bisa tidur, harapan saya dan keluarga berharap dapat bantuan program bedah rumah, tapi sayang rumah saya dan keluarga tidak masuk ke dalam salah satu penerima program bedah rumah tahun sekarang," katanya.

Berdasarkan data DPKP Mentawai jumlah rumah di Seay Lama sebanyak 75 unit sementara yang mendapat bantuan hanya 20 unit.

"Menurut saya data dari lapangan ke 75 unit rumah di Dusun Seay Lama itu layak diberikan bantuan program bedah rumah, tapi karena keterbatasan dana tahun ini yang mendapat bantuan program bedah rumah hanya 20 unit," kata Kepala DPKP Mentawai, Budi Siregar kepada MentawaiKita.com, Rabu (19/3/2019).

Budi Siregar menyebutkan, untuk memastikan rumah yang layak dibedah dirinya langsung turun bersama staf ke Dusun Seay Lama. Saat ini pihaknya baru memasuki tahap pendataan, setelah itu dilakukan verifikasi. Jika dari hasil verifikasi ternyata masih ada rumah yang tidak layak dibedah akan langsung dicoret.

“Bagi rumah yang mendapat program bedah rumah mendapatkan bantuan sebesar Rp15 juta, bantuan tersebut tidak berupa uang tapi berupa barang, misal rumah itu membutuhkan seng sebanyak 3 kodi maka langsung dibelikan seng, begitu seterusnya. Pekerjaan rumah nanti dilakukan oleh kelompok kerja masyarakat (pokmas), didampingi oleh fasilitas teknik dari masyarakat, dana program bedah rumah diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah," ujarnya. 


BACA JUGA