Ini Syarat Agar SMA dan SMK di Mentawai UNBK Tahun Depan

Ini Syarat  Agar SMA dan SMK di Mentawai UNBK Tahun Depan Siswa SMAN 1 Pagai Utara Selatan, Kecamatan Sikakap mengikuti USBN (Foto : Leo/MentawaiKita.com)

BERKAT—Minimnya fasilitas pendukung pelaksanaan Ujian Nasional (UN) yang dimiliki 11 SMA dan 3 SMK di Kabupaten Kepulauan Mentawai menyebabkan sekolah tidak dapat melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun ini. UN tahun ini, mayoritas sekolah di Mentawai masih memakai sistem Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP)

Kepala SMAN 1 Pagai Utara Selatan, Musyofah mengatakan, fasilitas yang masih kurang di sekolahnya berupa jaringan internet atau wi-fi kemudian tambahan 36 unit komputer beserta ruangannya. Fasilitas yang dimiliki SMAN 1 PUS saat ini berupa 40 unit koimputer, 1 unit laboratorium Teknologi Informasi Komputer (TIK) dan jaringan PLN.

“Tambahan komputer untuk memenuhi kuota tiga shif pada  UNBK nantinya, kisaran kelas XII berjumlah 200 siswa sebab saat ini kelas X, XI dan kelas XII berjumlah 566 siswa,” katanya kepada MentawaiKita.com, Sabtu (16/3/2019).

Sementara sekolah di daerah Pagai lainnya seperti SMAN 2  Sikakap, SMAN 1 Pagai Utara, SMKN 3 Mentawai sebagian telah memiliki wi-fi namun tak punya komputer. 

Kekurangan ini, kata Musyofah telah disampaikan pada rapat koordinasi bersama Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumatera Barat, Kepala Dinas Kominfo Sumbar, kepala-kepala sekolah di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat dan Solok Selatan.  Rapat itu juga dihadiri kepala Telkom wilayah Sumbar, kepala PLN wilayah Sumbar dan kepala Telkomsel wilayah Sumbar pada 28 Januari lalu.

Rapat itu membahas persiapan untuk UNBK tahun depan yang melibatkan berbagai instansi pendukung sarana dan prasarana.

"Sekolah di Provinsi Sumbar ada 18 sekolah lagi yang minim fasilitas sarana pendukung  di antaranya di Kabupaten Kepulauan Mentawai 14 Sekolah , Solok Selatan 1 sekolah dan di Pasaman Barat 3 sekolah," ujarnya.

Musyofah memaparkan, sekolah yang memiliki kelengkapan fasilitas  terdiri dari 9 SMA negeri, 3 SMK dan 2 SMA swasta. Sekolah itu yakni SMKN 1 Mentawai, SMKN 2 Mentawai, SMKN 3 Mentawai, SMAN 1 PUS, SMAN 2 Sikakap, SMAN 1 Pagai Selatan, SMAN 1 Pagai Utara, SMAN 1 Sipora, SMA swasta Setia, SMA swasta Lentera, SMAN 1 Siberut Utara, SMAN Siberut Tengah, SMAN 1 Siberut Barat Daya dan SMAN 1 Siberut Barat.

“Pada kesepakatan pada rapat kordinasi Disdik Provinsi Sumbar bersama  pihak terkait, tahun ini pembangunan sarana pendukung UNBK dikebut tahun ini, tahun  depan semua SMA dan SMK di Provinsi Sumbar  100 persen dapat melaksanakan UNBK,” ucapnya. 

Sementara di SMAN 1 Pagai Selatan, Bendahara SMA itu, Hannafi Ramli mengatakan, wi-fi dan komputer telah ada namun jaringan PLN belum ada.

“Jaringan PLN belum ada, hanya pakai genset belum maksimal, jika sarana lengkap tahun depan penyelenggaraan UNBK pasti terlaksana,” ujar Hannafi Ramli. 


BACA JUGA