Pemilih Lansia yang Tak Bisa Baca Didampingi Keluarga Saat Mencoblos

Pemilih Lansia yang Tak Bisa Baca Didampingi Keluarga Saat Mencoblos Staf KPU Mentawai sedang melipat kertas suara di kantor KPUI Mentawai, (Foto: Patrisius/Mentawaikita.com)

MAILEPPET-Bagi pemilih lanjut usia yang tidak bisa baca tulis boleh didampingi keluarga inti dan disaksikan  saksi masing-masing partai saat memberikan suaranya untuk anggota DPR, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten dalam pemilu, 17 April mendatang. Sebab surat suara untuk DPR dan DPRD tidak memuat foto calon legislatif, hanya nama saja.

Salah seorang warga Dusun Teite Sinabak, Desa Maileppet, Kecamatan Siberut Sleatan Kabupaten Kepulauan Mentawai, Mario Sagulu (70), mengakui kesulitan memilih apa bila kerta suara untuk caleg  tidak memiliki foto karena dia tidak tahu membaca. "Saya sendiri baru mendengar kandidat tidak memiliki foto hanya ada nomor dan nama, pasti saya akan kesulitan untuk menentukan hak pilih saya," jelas Mario, Senin (18/3/2019)

Tahun sebelumnya pada pemilihan bupati dan wakil Bupati, dan dewan kedua calon memiliki gambar atau foto atau nomor urut yang akan ditusuk,namun tahun ini ada perbedaan. "Saya berharap ketika kami datang ke TPS ada yang mengawasi ketika kami memilki kesulitan saat pemilihan berlangsung, yang saya pilih nanti nama (caleg) saya sudah tahu, dan nomornya," katanya

Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Walman Pandapotan menjelaskan bagi warga lanjut usia (lansia) yang tidak bisa baca tulis saat pemilihan berlangsung bisa keluarga inti untuk membantu dan mendampingi bertanya siapa yang akan dipilihnya lalu disaksikan oleh saksi partai, dan kalau bisa juga akan diperlakukan surat kuasa. "Sedangkan untuk data khusus lansia yang tidak bisa baca tulis tidak ada karena di PPK tidak ada data terpisah karena mereka sudah dimasukkan daftar pemilih tetap (DPT),” jelasnya.

Sementara terkait dengan kotak suara terbuat dari kardus tebal dilapisi plastik, untuk Siberut Selatan ada 170 kotak suara. "Saya khawatir ketika pendistribusian kotak suara dibeberapa pelosok Kecamatan Siberut Selatan karena kondisi cuaca tidak menentu akhirnya basah dan terbalik, ini juga mendapat bahan pertimbangan, namun saya kurang tahu apakah bahan tersebut tidak basah atau tahan basah," kata Walman.

BACA JUGA