Tak Ada Listrik, USBN SMAN 1 Pagai Selatan Menggunakan Kertas dan Pensil

Tak Ada Listrik USBN SMAN 1 Pagai Selatan Menggunakan Kertas dan Pensil Siswa SMAN 1 Pagai Selatan, Kecamatan Pagai Selatan mengikuti USBN pada (13/3/2019) (Foto : Supri/MentawaiKita.com)

PAGAI SELATAN— SMAN1 Pagai Selatan yang berada di KM 37 Desa Malakopa Kecamatan Pagai Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai tidak menggelar Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) berbasis komputer pada tahun ini sebab sekolah belum memiliki listrik.

Kepala SMAN 1 Pagai Selatan, Aziz Prima Syahrial mengatakan, sekolah telah memiliki komputer namun tak punya daya listrik mengoperasikannya. 

“Kalau masalah perangkat pendukung USBN seperti komputer SMAN 1 Pagai Selatan sudah memiliki 20 unit komputer kita tinggal mengatur jadwal saja lagi, untuk jaringan internet kami memiliki satu unit wi-fi, mudah-mudahan USBN tahun depan sudah dapat menggelarnya dengan komputer,” katanya kepada MentawaiKita.com, Jumat (15/3/2019).

Ujian yang digelar dari 13-20 Maret itu diikuti 43 siswa, dari jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) sebanyak 29 siswa dan jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) sebanyak 14 orang.

Mata pelajaran yang diuji sebanyak 14 tiap jurusan. Pelajaran IPA berupa mata pelajaran umum yakni Agama, PPKN, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Sejarah, Teknik Ilmu Komputer (TIK), Penjas, Bahasa Jerman, Muatan lokal, seni dan budaya ditambah mata pelajaran jurusan Fisika, kimia dan biologi.Sementara jurusan IPS berupa pelajaran umum seperti IPA ditambah dengan Geografi, Sosiologi, dan ekonomi.

Baca : USBN SMAN 1 Pagai Utara Berjalan Lancar

Nilai USBN ini, kata Aziz sebagai salah satu penentu kelulusan bagi siswa kelas XII. Setelah USBN maka dilanjutkan dengan Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP) dilaksanakan mulai 1-8 April.

“Masalah kelulusan UNKP ditentukan sekolah melalui rapat majelis guru, siswa dinyatakan lulus UNKP syaratnya nilai semester 1 sampai 5, siswa mengikuti USBN, UNKP, dan mengikuti proses belajar mengajar mulai semester satu sampai semester enam,” ujarnya.

SMAN 1 Pagai Selatan menargetkan kelulusan 100 persen pada UNKP dan USBN pada tahun ini. Untuk mencapai itu, kata Aziz, pihaknya memberikan jam tambahan belajar bagi kelas XII dimulai sejak bulan Oktober tahun lalu.

"Sekarang ini yang dibutuhkan sekali dukungan orang tua dan keseriusan siswa dalam menghadapi USBN dan UNKP sebab tanpa ada dukungan dan keseriusan siswa dalam belajar yang kita targetkan itu tidak akan tercapai," katanya.

BACA JUGA