Dinas Kesehatan Akan Tugaskan Tenaga Medis di Silakoinan dan Gorottai

Dinas Kesehatan Akan Tugaskan Tenaga Medis di Silakoinan dan Gorottai Puskesmas Pembantu di Dusun Bekkeiluk, Muntei, Sipora Selatan, Mentawai yang tutup karena tak ada petugas medis. (Foto: Hendrikus/Mentawaikita.com)

TUAPEIJAT- Kepala Dinas Kesehatan, Lahmuddin Siregar berjanji akan menugaskan petugas medis yang belum ada di tengah masyarakat baik di daerah yang sudah memiliki bangunan layanan kesehatan maupun yang belum ada.

Pernyataan itu dikeluarkannya saat pertemuan perwakilan masyarakat Silakoinan Kecamatan Siberut Selatan dan Desa Malancan Kecamatan Siberut Utara dengan Bupati Mentawai Yudas Sabaggalet dan Wakil Bupati Mentawai Kortanius Sabeleake di Tuapeijat, Senin (11/3/2019).

"Untuk di Gorottai kita minta masyarakat menyediakan tempat petugas medis sementara waktu hingga adanya pembangunan pustu. Untuk tempat lainnya kita akan lihat keberadaan petugas yang akan ditempatkan", katanya.

Pada pertemuan itu, perwakilan warga Gorottai Desa Malancan Kecamatan Siberut Utara mengharapkan adanya penempatan petugas medis yang akan memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

"Yang kami andalkan selama ini hanya sikerei, sementara keberadaan sikerei disana tidak juga tetap karena harus melayani daerah lain ketika dipanggil," kata Anjelo, perwakilan masyarakat Gorottai, Senin, 11 Maret 2019.

Lebihlanjut dikatakan Anjelo, untuk mendapat layanan kesehatan masyarakat ke dusun tetangga yang sudah memiliki poskesdes atau ke puskesmas. "Kami naik pompong, jalan kaki dan ojek untuk menjangkau layanan kesehatan," katanya.

Permintaan akan adanya petugas kesehatan, juga disampaikan kepala Dusun Bekkeiluk Desa Muntei Kecamatan Siberut Selatan. Dikatakan Nikodemus, untuk di Bekkeiluk sudah ada bangunan pustu namun sejak tiga bulan terakhir tidak ada petugas yang berada di tempat.  "Sudah tiga bulan ini tidak ada petugas medis,” katanya.

Selain tidak ada petugas medis, bangunan pustu tidak memiliki mebeler dan penerangan sehingga petugas medis yang ada sebelumnya melayani dengan lesehan bila ada pasien yang datang berobat.

"Mestinya pembangunannya bersamaan dengan pengadaan mebeler seperti meja, kursi dan ranjang pengobatan," katanya.

Kepala Desa Muntei, Agustinus Sagari mengatakan untuk di wilayah kerjanya tiga dusun tidak ada petugas media berdasarkan keterangan dari masyarakat. Diantaranya di Dusun Bekkeiluk, Dusun Salappak dan Dusun Magosi. "Bangunan sudah ada namun petugas tidak ada," katanya. 

BACA JUGA