Wabup Mentawai Tegur Tenaga Medis yang Abaikan Pasien

Wabup Mentawai Tegur Tenaga Medis yang Abaikan Pasien Wakil Bupati Mentawai Kortanius Sabeleake. (Foto: Patris/Mentawaikita.com)

TUAPEIJAT-Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai Kortanius Sabeleake saat memberi arahan kepada 265  Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang telah menerima SK 80 persen di Tuapeijat, Jumat (8/3/2019)  menyinggung tenaga medis yang mengabaikan pasien berobat di luar jam dinas.

Hal ini disampaikan Kortanius karena dia menerima laporan pelayanan tenaga medis yang dikeluhkan masyarakat saat melakukan kunjungan di beberapa daerah. Dia menyampaikan arahan khusus tenaga kesehatan untuk melayani masyarakat tanpa melihat waktu dinas atau tidak.

“Orang sakit itu tidak ada jam sakitnya, saya pernah mendapat laporan masyarakat (saat berobat) bahwa ada yang bilang jam ini (berobat) bukan jam kerja, kalau saya dapat laporan lagi saya minta BKPSDM catat manusianya itu,” kata Kortanius.

“Karena masyarakat anda diangkat untuk melayani, jangan abaikan masyarakat, tugas anda di Simalegi kemudian ada di tempat lain sama halnya anda mengundurkan diri, tugas anda di Simatalu anda di Sikabaluan sama halnya anda mengundurkan diri, tolong BKPDSM untuk memantau dan mengevaluasi supaya pegawai-pegawai kita benar bekerja,” kata Korta.

Dia mengatakan, jawaban itu bukan jawaban tenaga medis. “Kalau bapak atau ibu anda, keluarga anda sakit kemudian tunggu besok baru saya obati bagaimana di posisi itu, kami berharap jadilah pelayan yang baik, jangan juga menjadi tenaga kesehatan, masuk jam 9 pagi pulang jam 12 siang, lalu tidak masuk lagi, ini harus dievaluasi,” kata Korta.

Ia juga mengingatkan tenaga pengajar, sebab juga pernah mendapat laporan ada guru PNS yang masuk sekolah pagi satu jam kemudian tidak masuk lagi.

“Kami tegas bukan untuk Bupati, Sekda, Asisten Bupati  tetapi untuk anda, dalam SK anda ditempatkan di Simalegi tetapi terima gaji di Sikabaluan sama hal juga anda menerima gaji haram karena yang anda layani itu masyarakat Simalegi bukan Sikabaluan,” kata Korta.

BACA JUGA