Dana BOS SMK Lebih Besar Ketimbang SMA

Dana BOS SMK Lebih Besar Ketimbang SMA Data jumlah siswa SMKN 3 Mentawai. (Foto: Supri/Mentawaikita.com)

SIKAKAP-Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia memberikan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebesar Rp1,6 juta  per siswa setiap tahun.

Tahun ajaran 2018/2019, jumlah siswa SMKN 3 Mentawai di Dusun Panatarat Desa Matobe Kecamatan Sikakap Kabupaten Kepulauan Mentawai 191 orang. Total dana BOS diterima SMKN 3 Mentawai Rp305,6 juta per tahun.

"Sesuai peraturan Kemendikbud, besar dana BOS diterima siswa SMK tidak sama dengan besar dana BOS yang diterima siswa SMA, dana BOS diterima SMKN 3 Mentawai totalnya Rp305.600.000 per tahun," kata Ekinaldi, Kepala SMKN 3 Mentawai, Jumat (1/3/2019).

Bila siswa SMA menerima dana BOS Rp1,4 juta per orang, di SMK jumlahnya lebih besar Rp200 ribu. Dana BOS SMK lebih tinggi karena ada praktik mata pelajaran kejuruan. Dana tersebut diserahkan ke sekolah untuk keperluan siswa, sesuai dengan aturan ada 12 item kegiatan yang bisa dibiayai dari dana BOS,

Diantaranya pembelian alat laboratorium, pembelian buku paket untuk siswa, pembelian komputer sekolah setiap tahun maksimal 1 unit dengan besar dana Rp10 juta, pengadaan alat laboratorium, pembelian printer dan perbaikan maksimal satu unit pertahun, perbaikan atau pengadaan proyektor maksimal 5 tahun dengan harga tertinggi Rp7 juta, pembelian dan perawatan mutu media pembelajaran, pembelian buku bacaan siswa dan sebagainya.

Jurusan di SMKN 3 Mentawai ada tiga yakni Teknis Instalasi Tenaga Listrik, Bisnis Kontruksi dan Properti, dan Agribisnis Perikanan dan Payau, "Dalam penggunaan dana BOS kita berusaha transparan kepada siswa dan orang tua siswa sebab dana BOS itu diberikan oleh Kemendikbud adalah untuk kepentingan siswa," katanya.

BACA JUGA