Kondisi Asrama Pelajar Madobak Memprihatinkan

Kondisi Asrama Pelajar Madobak Memprihatinkan Penghuni asrama pelajar Madobak (Foto : Hendrikus/MentawaiKita.com)

MADOBAK—Loteng, lantai dan dinding asrama siswa SMPN 2 Siberut Selatan yang berada di Desa Madobak, Kecamatan Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai lapuk dan sebagian sudah patah.

Aloysius Sakulok, pengawas asrama SMPN 2 Siberut Selatan mengatakan, asrama memiliki 8 kamar dengan penghuni sebanyak 35 orang. Tiap kamar diisi 8-10 orang siswa yang berasal dari Dusun Rogdok dan Desa Matotonan.

“Kondisi asrama yang ditempati oleh siswa sudah memprihatinkan lantainya sudah goyang lapuk, begitu juga loteng, pintu dan dinding juga tidak layak,” katanya kepada MentawaiKita.com, Jumat (15/2/2019).

Selain gedung, kata Aloysius, mebeler yang ada di asrama sudah tidak layak pakai. Tersisa 10 unit ranjang di asrama itu yang juga sudah reyot. Sebagian siswa terpaksa tidur di lantai menggunakan tikar seadanya.

"Saya mengawas asrama ini tanpa imbalan hanya swadaya saja sambil mengajar juga di SMPN 2 Siberut Selatan, dengan harapan anak-anak yang diawasi bisa patuh dan sukses tamat SMP nantinya,” ujarnya.

Sementara Ketua asrama, Aristo menyebutkan, kendala yang mereka hadapi selama tinggal di asrama berupa kekurangan mebeler. “Meja tidak ada, terpaksa kami harus belajar di kamar masing-masing, biasanya ada mebeler di ruangan belajar tetapi sekarang mebeler tidak ada lagi sudah rusak,” katanya.


BACA JUGA