Camat Sikakap Minta Pemdes Segera Laporkan Data Kerusakan Akibat Gempa

Camat Sikakap Minta Pemdes Segera Laporkan Data Kerusakan Akibat Gempa Camat Sikakap Fransiskus Sakaletuk dan Muspika Kecamatan Sikakap tinjau langsung rumah yang rusak akibat gempa di Desa Taikako. (Foto:Supri/Mentawaikita.com)

SIKAKAP-Camat Sikakap, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat Fransiskus Sakeletuk meminta pemerintah desa, dusun di wilayahnya mendata kembali rumah yang rusak akibat gempa pada hari Sabtu (2/2/2019).

"Tidak ada laporan dari pemerintah desa dan dusun, akhirnya kita tidak tahu berapa rumah, sarana umum, jalan infrastruktur yang rusak akibat gempa Sabtu (2/2), untuk itu kita minta supaya kepala dusun dan kepala desa mendata kembali kerusakan bangunan dan fasilitas umum akibat gempa," kata Fransiskus Sakeletuk, Senin (4/2/2019)

ia menyebutkan, kepala dusun, pemerintah desa harus terjun langsung ke lapangan untuk mendata kerusakan yang ada di dusun dan desanya akibat gempa. “Laporan tersebut langsung disampaikan kepada kami Muspika Kecamatan Sikakap, dengan adanya laporan dari kepala dusun dan desa maka kami dari muspika Kecamatan tahu berapa rumah, sarana umum, dan infrastruktur yang rusak,” ujarnya.

Dalam pendekatan tersebut kepala dusun dan desa membuat rumah rusak ringan, rusak sedang dan rusak berat berapa begitu juga sarana umum, seperti sekolah, rumah ibadah dan gedung milik pemerintah, termasuk infrastruktur seperti jalan dan sebagainya.

Kepala Dusun Sikautek, Tersilius Tailelei mengatakan, sebenarnya pasca gempa Sabtu(2/2) sudah buat data kerusakan. “Di Dusun Sikautek, Desa Taikako yang rusak berat akibat gempa itu gereja GKPM Sikautek, tujuan saya ke kantor Desa Taikako untuk melaporkan kerusakan ini,” katanya.

Dari data sementara di Desa Taikako Kecamatan Sikakap dari 15 rumah di Dusun Lajau Manai, 11 rumah retak-retak, dan beberapa rumah lantainya turun, 4 rumah lubrik sopi atap jatuh ke lantai, 1 gereja GKPM di Dusun Sikautek rusak berat, dan SDN 02 Taikako juga rusak dimana tiang kanan kiri lokal kelas VI berpisah dengan dinding.


BACA JUGA