Nilai UN Matematika Rendah, Siswa SMP PUS Wajib Hafal Perkalian

Nilai UN Matematika Rendah Siswa SMP PUS Wajib Hafal Perkalian Kepala SMPN I PUS Oskar Sababalat memberikan arahan kepada siswa yang mengikuti UN, Senin 9 Mei 2016 (Supri Lindra)

SIKAKAP—Siswa kelas VII SMPN 1 Pagai Utara Selatan (PUS) Kabupaten Mentawai akan diwajibkan hapal perkalian pada tahun ajaran 2016/2017. Hal ini mengantisipasi nilai ujian Matematika jeblok saat Ujian Nasional.

Kepala SMPN 1 PUS Oskar Sababalat, mengatakan sesuai pengalaman, mata pelajaran yang sering tidak lulus waktu Ujian Nasional (UN) yakni Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Berdasarkan itu maka di Masa Orientasi Siswa (MOS) kelas VII nanti, tahun ajaran 2016/2017 setiap siswa baru diwajibkan hafal kali-kali mulai dari perkalian satu sampai 10.

"Hal ini kita ambil tindakan sebab selama ini masih banyak siswa yang masuk ke SMP tidak tahu dengan berhitung terutama sekali kali-kali, bagaimana kita bisa memberikan pelajaran selanjutnya sementara dasar saja banyak siswa yang tidak paham dengan pelajaran tersebut, dari pada kita menugaskan siswa mengikat rambutnya 100 ikatan lebih baik siswa baru ditugaskan untuk menghafal kali-kali, ini lebih bermanfaat bagi siswa,"katanya.

Rencana tersebut didukung sepenuhnya oleh kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan Kecamatan Sikakap dan Kepala Bidang Pendidikan Menengah SMP dan SMA Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Mentawai, Salbator.

Menurutnya, apa yang dikeluhkan kepala SMPN 1 PUS itu sesuai kenyataan, banyak siswa terutama dari sekolah yang jauh dari ibu kecamatan yang tidak tahu dasar berhitung yakni perkalian.

"Saya sangat mendukung sekali apa yang telah direncanakan oleh kepala sekolah SMPN I PUS Oskar Sababalat kalau bisa program ini dapat diikuti juga oleh sekolah lain," katanya.

Kepala Bidang Pendidikan Menengah SMP dan SMA Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Mentawai, Qamaisir, menambahkan, apa yang dikeluhkan kepala SMPN 1 PUS menjadi tugas bersama dengan guru-guru agar guru-guru di pendidikan dasar (SD) dapat memfokuskan siswanya dalam hal pelajaran berhitung.

"Ini tujuannya supaya siswa yang sekolahnya jauh dari ibu kecamatan dapat bersaing dengan sekolah yang ada di ibu kecamatan, rencana ini sangat bagus sekali," katanya.

(Supri Lindra)

BACA JUGA