Masuk ke Pemukiman, Anak Beruang Kena Jerat Warga

Masuk ke Pemukiman Anak Beruang Kena Jerat Warga Anak beruang madu yang terjerat perangkap warga di Solok Selatan diserahkan ke BKSDA Sumbar. (Foto: Rus Akbar)

PADANG- Seekor beruang madu berusia 4 bulan terjerat perangkap warga Sungai Landai, Kabupaten Solok Selatan Kabupaten Solok Selatan, 5 April 2006. Kini, anak beruang tersebut dipelihara sementara Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat.

Kepala Satuan Polisi Kehutanan (Kasat Pol Hut) Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar Zulmi Gusrul mengatakan, beruang tersebut terperangkap jerat warga saat masuk pemukiman warga yang berada di dekat kawasan hutan bersama induknya.

"Anaknya kena jerat, lalu diserahkan warga ke Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), oleh TNKS diserahkan kepada BKSDA," katanya.

Menurut Zulmi, tahun ini, kasus tertangkapnya beruang madu sudah terjadi tiga kali, di Solok Selatan, Tanah Datar dan Pasaman Barat.

Anak beruang tersebut, jelas Zulmi, akan ditangani oleh dokter hewan karena kondisinya yang mengalami luka.

Ia mengingatkan warga yang menemukan satwa yang dilindungi baik sengaja atau tidak, menyerahkannya kepada pihak berwenang seperti pengelola taman nasional atau BKSDA. "Kita perlu dan dukung masyarakat yang mau menyerahkan satwa-satwa yang dilindungi seperti anak beruang yang terperangkap pada perangkap warga di Solok Selatan," kata Zulmi.

(Taufik Siddiq)

BACA JUGA