Puailiggoubat Edisi 399 (1 - 14 Januari 2019)

Konflik agraria atau kepemilikan tanah maupun konflik penguasaan sumber daya  alam(SDA) meningkat seiring semakin banyaknya investasi masuk ke Sumatera Barat. Dua konflik yang paling menonjol, penolakan masyarakat untuk rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi/Geothermal di Gunung Talang dan tambang emas di Nagari Simpang Tonang, Pasaman. 

Dari konflik di dua wilayah itu, berdasarkan data Perhimpunan Bantuan Hukum Indonesia (PBHI) Wilayah Sumatera Barat, korban kriminalisasi ada 17 orang, terdiri 12 orang dari masyarakat adat Kabupaten Solok (salingka Gunung Talang) dan lima orang dari masyarakat adat Nagari Simpang Tonang, Kabupaten Pasaman. Saat ini, 8 orang dari mereka di penjara. 

BACA JUGA