Kapal Antar Pulau Layani Rute Siberut Barat Jelang Natal, Pelajar Senang

Kapal Antar Pulau Layani Rute Siberut Barat Jelang Natal Pelajar Senang KLM Nade yang melayani rute antar pulau di Mentawai dipadati penumpang saat libur Natal dan tahun baru. (Foto: Hendrikus/Mentawaikita.com)

SIKABALUAN—KLM Nade, kapal antar pulau Pemda Mentawai melayani rute Sikabaluan (Siberut Utara) menuju Siberut Barat untuk mengangkut penumpang yang akan merayakan Natal di wilayah paling barat Pulau Siberut ini.

Pelajar yang berasal dari Simalegi dan Simatalu, Kecamatan Siberut Barat yang bersekolah di Sikabaluan di SMPN 1 Siberut Utara dan SMAN 1 Siberut Utara mengaku terbantu dan senang dengan adanya layanan kapal antar pulau milik pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai melayani rute Pokai (Sikabaluan) menuju Betaet, Desa Simalegi menjelang Natal dan Tahun Baru.

"Kita jadi terbantu dengan adanya kapal antar pulau. Kalau naik boat biayanya sangat besar, " kata Ado Gunawan, salah seorang pelajar SMAN 1 Siberut Utara yang berasal dari Betaet pada Mentawaikita.com, Selasa, 18 Desember 2018.

Lebihlanjut dikatakan Edo, dengan naik kapal antar pulau mereka hanya mengeluarkan biaya tiket kapal Rp50 ribu per orang dan sudah termasuk biaya penurunan penumpamg dari kapal ke tepi pantai dengan boat. "Kalau naik boat dari Pokai sampai Betaet Rp200-250 ribu per orang, " katanya.

Hal yang sama dikatakan Mirna yang berasal dari Simalibbeg Desa Simatalu. Dengan naik kapal antar pulau sudah memangkas setengah biaya yang dikeluarkan bila menggunakan jasa transportasi boat. "Sudah terpotong biaya setengah jalan," katanya.

Bila naik kapal antar pulau yang semua penumpang Simalegi dan Simatalu turun di Betaet, Desa Simalegi maka mereka hanya mengeluarkan biaya Rp50-70 ribu untuk ongkos dan minum di kapal selama perjalanan. Bagi yang berasal dari Simatalu mereka akan melanjutkan dengan naik jasa ojek mulai dari Rp50 hingga Rp250 ribu per orang sesuai jarak tempuh.

"Kalau ke kampung itu untuk sekali jalan minimal Rp500 ribu dengan naik boat dan ojek. Tapi dengan kapal antar pulau sudah terbantu dengan biaya Rp300 ribu sudah sampai di kampung bila naik ojek, " katanya.

KLM. Nade 220 milik Pemda Mentawai yang digunakan sebagai salah satu kapal antar pulau pada Selasa, 18 Desember 2018 pada pukul 24.00 WIB (12 malam)  berangkat dari pelabuhan Pokai, Sikabaluan menuju Betaet, Desa Simalegi Kecamatan Siberut Barat. 

BACA JUGA