Roti Kaleng Diburu Warga Sikabaluan

Roti Kaleng Diburu Warga Sikabaluan Seorang pedagang di Mentawai menyusun roti kaleng untuk dijual kepada warga (Foto : dok.mentawaikita.com)

SIKABALUAN—Roti kaleng dan perayaan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 bagi umat Nasrani di Kabupaten Kepulauan Mentawai seakan tak bisa dipisahkan. Ini terlihat setiap tahunnya menjelang Natal dan Tahun Baru pedagang selalu menyediakan roti kaleng untuk dijual kepada umat yang memerlukan.

"Sudah jadi tradisi, asal Natal dan Tahun Baru di Mentawai roti kaleng banyak dicari. Berbeda dengan hari raya Paska dan hari besar agama lainnya," kata Ignasius salah seorang pedagang di Sikabaluan, Kecamatan Siberut Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai kepada Mentawaikita.com, Minggu (16/12/2018).

Ignasius mengatakan, kedainya hanya memesan roti kaleng di Padang menjelang Natal hanya 30 kaleng, namun tidak sampai seminggu sudah habis dibeli warga.

"Mau kita order di Padang untuk datang menjelang Natal sudah tidak bisa, katanya stok di Padang juga habis," ujarnya.

Untuk keperluan pribadinya, kata Ignas, mesti mencari ke kedai lain yang masih punya stok.

"Itu saja sudah susah, ini karena pengaruh banyaknya pembangunan yang masuk dan ekonomi masyarakat meningkat," katanya.

Harga jual roti kaleng di Sikabaluan antara Rp145-150 ribu merek unibis dan hatari.

Karolina (33), salah seorang umat Katolik Sikabaluan mengaku membeli sebanyak 3 kaleng besar roti dengan pembagian satu kaleng untuk orangtua sebagai ole-ole, dua kaleng untuk persediaan di rumah.

"Kita beli tiga kaleng karena untuk persediaan di rumah dan untuk orang tua," katanya. 

BACA JUGA